Breaking News:

Global

Putin Sebut Keluarga Tentara Rusia yang Tewas di Ukraina Akan Dapat Rp 650 Juta

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan akan ada pembayaran hingga 5 juta rubel atau sekitar Rp650 juta kepada keluarga tentara Rusia yang gugur.

Editor: Adjeng Hatalea
AFP/Alexei Druzhinin/ SPUTNIK/AFP
Presiden Rusia Vladimir Putin berpidato di negara tersebut terkait wabah koronavirus di kediaman Novo-Ogaryovo di luar Moskow pada 25 Maret 2020. 

MOSKWA, TRIBUNAMBON.COM – Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan akan ada pembayaran hingga 5 juta rubel atau sekitar Rp650 juta kepada keluarga tentara Rusia yang gugur.

Hal ini dia katakana setelah Pemerintah Rusia akhirnya mengonfirmasi korban perang Rusia Ukraina dan mengatakan lebih dari 500 tentara mereka tewas.

“Sayangnya, kami mengalami kerugian, dan tugas kami adalah mendukung keluarga militer kami yang berjuang untuk rakyat kami, rakyat Rusia,” kata Putin dalam pidato yang disiarkan televisi pada Kamis (3/3/2022), atau hari kedelapan serangan Rusia ke Ukraina.

Putin menyebut orang-orang Ukraina yang membela tanah air mereka sebagai gangster ekstrim.

"Kepada semua anggota keluarga dari semua Prajurit yang gugur, mereka akan menerima pembayaran asuransi dan setiap anggota keluarga mereka akan menerima kompensasi finansial," kata dia dalam pertemuan virtual dengan dewan keamanannya, dikutip dari Daily Mail.

“Tetapi lebih dari itu, saya percaya bahwa perlu untuk menetapkan pembayaran tambahan kepada militer dan pasukan lain yang berpartisipasi dalam operasi ini dalam jumlah 5 juta Rubel,” tambah Putin dalam bahasa Rusia yang diterjemahkan dan ditayangkan oleh Sky News.

Kemudian Putin menguraikan soal kompensiasi khusus kepada tentara Rusia yang terluka. Semua militer yang berpartisipasi dalam operasi ini juga akan menerima pembayaran tambahan, pembayaran asuransi, ditambah kompensasi untuk cedera apa pun jika seorang prajurit tidak dapat melanjutkan dinas militernya sebagai akibat dari operasi ini.

“Mereka akan menerima pembayaran 2,9 juta rubel (sekitar Rp370 juta) dan ini sudah diatur dalam undang-undang," kata Putin.

“Saya juga percaya kita perlu memastikan pembayaran tambahan kepada staf menteri Pertahanan dan personel yang terluka dalam jumlah 3 juta rubel (sekitar Rp390 juta). Saya ingin menekankan lagi bahwa perwira dan tentara kami berjuang untuk Rusia demi kehidupan damai warga Donbass untuk demiliterisasi dan de-Nazifikasi Ukraina sehingga kami tidak memiliki siapa pun yang mengancam kami di perbatasan kami, termasuk mengancam kami dengan senjata,” ungkap Putin.

Ketika Rusia mengonfirmasi ada 500 tentaranya tewas dan 1.500 terluka, Ukraina mengatakan korban tentara Rusia jauh lebih dari itu.

Di mana, pejabat pertahanan Ukraina menyebutkan angka sampai 9.000.

Putin berdiri di akhir sesi zoom dengan pejabat lain dan mengheningkan cipta untuk pasukan yang jatuh.

“Kami bangga dengan militer kami. Kami akan mengingat rekan-rekan kami yang gugur, kami akan melakukan segalanya untuk menghidupi keluarga mereka, anak-anak mereka untuk mendukung pendidikan mereka. Dan saya meminta Anda untuk menghormati mereka dengan mengheningkan cipta selama satu menit,” kata Putin.

(Kompas.com / Irawan Sapto Adhi)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved