Breaking News:

Korupsi di Maluku

Kasus Korupsi Proyek Bandara Banda Neira - Maluku, Kejaksaan Tetapkan Tiga Tersangka Baru

Ketiganya yakni Petrus Marina selaku PPK, Sutoyo Selaku Konsultan Pengawas dan Welmon Rikumahu sebagai Sub Kontraktor

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Juna Putuhena
Ilustrasi Kasus Korupsi 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kejaksaan Negeri Ambon cabang Banda kembali menetapkan tiga orang tersangka baru terkait dugaan korupsi Proyek Runway Bandara Banda, kecamatan Banda Naira, kabupaten Maluku tengah.

Ketiganya yakni Petrus Marina selaku PPK, Sutoyo Selaku Konsultan Pengawas dan Welmon Rikumahu sebagai Sub Kontraktor.

Demikian disampaikan Kajari Ambon, Dian Frits Nalle usai ekspos bersama, Rabu (2/3/2022).

"Berdasarkan hasil ekspos tim penyidik bersama Kajari Ambon, telah menetapkan tiga tersangka baru. Masing-masing Petrus Marina selaku PPK, Sutoyo Selaku Konsultan Pengawas dan Welmon Rikumahu sebagai Sub Kontraktor," kata Nalle.

Baca juga: 30 Wasit Juri Siap Bertugas di Kejuaraan Pencak Silat Gubernur Cup Maluku 2022

Baca juga: Disperindag Maluku Tengah Pastikan Harga Minyak Goreng Rp 14 Ribu di Pasaran

Lanjutnya, ketiga tersangka ditetapkan usai tim penyidik menemukan beberapa bukti yang mengarah ke tiga tersangka.

Untuk diketahui, sebelumnya telah terdapat dua terpidana yang telah dieksekusi Kejaksaan Negeri Ambon cabang Banda.

Yakni Marthen F. Parinussa dan Sijane Nanlohy.

Berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI, keduanya telah di eksekusi ke Lapas Kelas II A Ambon, 24 November 2020 lalu.

Proyek pengerjaan Pekerjaan Runwai Bandara Banda Naira ini dikerjakan oleh PT. Prama Andika.

Berdasarkan fakta persidangan, terungkap kedua terpidana dan tersangka menggunakan uang proyek untuk kepentingan pribadi.

Dalam persidangan, Welmon Rukumahu selaku orang kepercayaannya Marthen Pelipus Parinussa secara terang-terangan mengaku telah menerima uang dari  Parinussa sebesar Rp. 1 miliar lebih.

Uang itu dipergunakan untuk mengatur pembangunan Standar Runway Bandara Banda Naira Tahun Anggaran 2014. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved