Breaking News:

Vaksinasi Masal

Vaksinasi Anak di Maluku Tengah Baru Capai 3 Ribu, Ikhsan Sebut Kendala di Orang Tua

Dari data yang dirilis Dinas Kesehatan setempat menyebutkan, total pencapaian vaksinasi baru sebanyak 3.051 anak dengan persentase 7. 21 persen.

Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Lukman Mukadar
Salah satu Siswi SD Naskat Yosudarso Masohi, tampak tengah didampingi orang tua dan Kapolsek Kota sedang bersiap disuntik Vaksin dosis pertama oleh Vaksinator Puskesmas Kota Masohi, Senin (14/2/2022). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Vaksinasi anak usia 6 sampai 11 tahun di Kabupaten Maluku Tengah, hingga minggu ketiga di Februari baru mencapai 3 ribu anak untuk vaksin dosis pertama.

Dari data yang dirilis Dinas Kesehatan setempat menyebutkan, total pencapaian vaksinasi baru sebanyak 3.051 anak dengan persentase 7. 21 persen.

Sementara dosis kedua baru di angka 1.52 persen atau sebanyak 646 anak.

Menanggapi rendahnya pencapaian penerima dosis pertama untuk sasaran anak, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Maluku Tengah, Zahlul Ikhsan menjelaskan, ada sedikit kendala dalam realisasi vaksinasi untuk kategori yang satu ini.

Dimana, meski sudah dilakukan sosialisasi berulang kali, namun tetap saja animo orang tua murid untuk mengizinkan anaknya mendapat suntikan vaksin itu sangat kurang.

Akibatnya untuk mengejar target 43 ribu sasaran anak 6 -11 tahun saat ini akan sedikit lambat.

Baca juga: 7 Negeri Terdampak Gelombang Pasang di Maluku Tengah, Paling Banyak Rumah dan Talut

Baca juga: Peredaran Narkotika Marak di Maluku, Jasa Pengiriman Masih Jadi Akes Utama di 2022

"Memang mau dibilang lambat tidak juga, karena masih ada beberapa puskesmas yang awalnya melaporkan pada hari pertama vaksin itu cuma sedikit tapi di hari kedua mulai bertambah, karena mungkin mereka melihat tidak ada pengaruh bagi anak-anak yang melakukan vaksin di hari pertama makannya di hari kedua ada penambahan,"kata Ikhsan kepada TribunAmbon.com di Ruang Kerjanya, Kamis (24/2/2022).

Ikhsan berharap dengan adanya kekebalan tubuh yang ditunjukan eh mereka yang sudah melakukan vaksin itu bisa memberikan contoh dan jawaban untuk menjawab rasa was-was dan ketakutan orang tua lainnya itu.

"Kita harap harap setelah mereka menyaksikan bahwa anak-anak yang sudah vaksin itu tidak apa-apa, akan menyadarkan mereka bahwa sebenarnya vaksin itu tidak apa-apa justru akan menambah kekebalan tubuh bagi anak-anak," harap dia. (*)

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved