Breaking News:

Maluku Terkini

Pansus Pengungsi Pelauw Dibentuk, Amir Rumra; Fungsinya Akan Beda dengan Pansus Lain

Pansus yang biasanya berfungsi untuk mengungkapkan fakta, namun kali ini untuk menjadi ruang mediasi nasib pengungsi Pelauw.

Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/Mesya
Pansus pengungsi Pelauw telah dibentuk, Rabu (9/2/2022). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Panitia Khusus (Pansus) pengungsi Pelauw DPRD Maluku sudah dibentuk, Rabu (9/2/2022).

Fungsi pansus yang terdiri dari 14 anggota itu nampaknya akan beda dengan pansus lainnya.

Pansus yang biasanya berfungsi untuk mengungkapkan fakta, namun kali ini untuk menjadi ruang mediasi nasib pengungsi Pelauw.

Demikian disampaikan Ketua Pansus, Amir Rumra kepada wartawan usai rapat.

“Pansus kali ini fungsinya beda, yang biasanya dibentuk untuk mengungkapkan fakta tapi kalau pansus ini dibentuk tugasnya agak beda karena lebih ke mediasi,” kata Amir Rumra kepada wartawan, Rabu (9/2/2022).

Kata dia, agenda awal dari pansus ini adalah mengunjungi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tengah.

Hal ini untuk menggali informasi lebih dalam dan jelas terkait masalah yang terjadi.

Baca juga: Amir Rumra Minta Pangdam dan Kapolda Maluku Turut Andil Selesaikan Masalah Pengungsi Pelauw

“Agenda utama kita ke Pemkab untuk menggali informasi lebih jelas. Ini tentu terlibat didalamnya Bupati, Wakil Bupati, pimpinanan-pimpinan Forkopimda bahkan fraksi-fraksi DPRD Malteng,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, ratusan pengungsi Pelauw datangi DPRD Maluku untuk mempertanyakan kinerja pemerintah dalam penanganan konflik yang terjadi antar sesama warga Pelauw 2012 silam.

Selain itu, para pengungsi ini juga meminta keadilan agar mereka bisa segera dipulangkan ke kampung halaman yakni Pelauw, Maluku Tengah.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved