Jumat, 24 April 2026

Bentrok di Pulau Haruku

Askam Tuasikal Bolehkan Siswa SD dan SMP Asal Kariu Sekolah di Aboru

Namun itu diperuntukan hanya untuk siswa tingkat Sekolah Dasar dan Menengah Pertama.

Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Lukman Mukaddar
Kepala Dinas Pendidikan Maluku Tengah, Askam Tuasikal saat diwawancara di Masohi, Senin (7/2/2022). 

Laporan KontributorTribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI,TRUBUNAMBON.COM - Kepala Dinas Pendidikan Maluku Tengah, Askam Tuasikal bolehkan siswa korban bentrok di Pulau Haruku untuk melanjutkan aktivitas belajar di daerah pengungsian.

Namun itu diperuntukan hanya untuk siswa tingkat Sekolah Dasar dan Menengah Pertama.

"Jadi kepala sekolah SD Kariu itu dia sudah melaporkan kepada saya bahwa siswa-siswa yang eksodus ke Aboru itu, bisa sekolah masuk gabung atau bisa juga mereka memilih sekolah pagi siang di salah satu sekolah," kata Askam kepada Wartawan di Masohi, Senin (7/2/2022).

Sementara itu, bagi mereka para siswa SMP yang selama ini bersekolah di desa tetangga (Pelauw), disarankan agar bisa bersekolah di SMP yang ada di Desa Aboru.

"Dan untuk SMP yang sekolah di Pelau itu bisa sekolah di SMP yang ada di Aboru," ujarnya.

Lanjutnya dikatakan, untuk memastikan proses belajar mengajar di Desa Aboru berjalan dengan baik maka dirinya akan mengutus pegawainya untuk turun lapangan mengecek langsung praktek pelaksanaan belajar mengajar di sana.

"Untuk perkembangan selanjutnya, besok akan ada staf yang turun ke Aboru untuk mengecek langsung apakah proses pelaksanaan sekolah itu sesuai dengan harapan kita ataukah tidak," tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved