Breaking News:

Ambon Terkini

Minyak Goreng di Pasar Ambon Masih Mahal, Satgas Pangan Bakal Pantau Pedagang

Harga minyak goreng di pasar tradisional Kota Ambon hingga Jumat (4/2/2022) masih tergolong cukup mahal.

Penulis: M Fahroni Slamet | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/Lukman
MALUKU: Minyak goreng kemasan botol dan plastik milik salah satu pedagang di Pasar Binaya Masohi, Jumat (22/10/2021). 

Laporan wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Harga minyak goreng di pasar tradisional Kota Ambon hingga Jumat (4/2/2022) masih tergolong cukup mahal.

Para pedagang menawarkan minyak goreng kemasan dengn harga Rp. 21 ribu per 1 liter.

Padahal sejak tanggal 1 lalu, pemerintah telah menetapkan harga ecer tertinggi (HET) minyak goreng premium sebesar Rp. 14 ribu per liter.

Untuk itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Maluku (Disperindag) Maluku, Elvis Pattiselano memastikam satgas pangan akan diturunkan.

"Satgas pangan akan turun dan pantau di lapangan," kata Pattiselano, Jumat (4/2/2022).

Dengan begitu, harga minyak goreng di pasaran bisa kembali senada dan tidak membuat bingung masyarakat.

Pemantauan tidak hanya akan dilakukan di pasar rakyat melainkan juga pada setiap gerai modern dan lokal.

Ia menambahkan, jika masih ditemukan pedagang menjual melebihi HET maka akan ditindak sesuai hukum yang berlaku.

"Kita akan beri teguran dulu, kalau masih tetap mahal baru ditindak," ujarnya

Penerapan HET oleh pemerintah seiring dengan berlakunya kebijakan domestic price obligation (DPO) untuk pasokan minyak sawit mentah (CPO) dan olein ke pasar dalam negeri.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved