Breaking News:

Korupsi DPRD Ambon

Berhenti Penyelidikan, Kejari Ambon Tutup Kasus Korupsi DPRD Kota Ambon

Hilang kabar penanganan kasus dugaan korupsi Rp 5,3 Miliar anggaran DPRD Kota Ambon, Kejaksaan Negeri Ambon akhirnya bersuara.

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Mesya Marasabessy
Kantor DPRD Kota Ambon 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Hilang kabar penanganan kasus dugaan korupsi Rp 5,3 Miliar anggaran DPRD Kota Ambon, Kejaksaan Negeri Ambon akhirnya bersuara.

Kasus yang diduga melibatkan orang penting di DPRD Kota ini telah ditutup Kejari Ambon.

Hal itu disampaikan langsung Kepala Kejari Ambon, Dian Frits Nalle kepada wartawan, Jumat (4/2/2022).

"Dengan demikian tim mengambil sikap dan berkesimpulan menghentikan penanganan perkara tersebut dalam tahap penyelidikan dan apabila kemudian hari ada bukti baru akan kita buka kembali," Kata Nalle.

Sebelumnya hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan menemukan kerugian keuangan Negara sebesar Rp 1,5 Miliar.

Baca juga: Amir Rumra Minta Pangdam dan Kapolda Maluku Turut Andil Selesaikan Masalah Pengungsi Pelauw

Baca juga: Kasus Gratifikasi Tagop, 7 Saksi Diperiksa Termasuk Kadis PUPR dan Sekda Bursel

Namun, kata Nalle sebanyak Rp 5,5 Miliar telah dikembalikan ke Bendahara Pemerintah Kota selama penyelidikan.

"Berjalan sekitar 1 bulan lebih dan dalam proses penyelidikan tim berkesimpulan dalam proses tersebut telah ada pengembalian kerugian keuangan negara 4 miliar lebih sehingga total pengembalian keuangan negara sebesar 5,5 miliar. semua sudah dikembalikan atau disetor ke kas Pemkot," jelasnya.

Pengembalian itu pun dibuktikan dengan Surat tanda Setor, namun siapa saja yang mengembalikan tak disebutkan oleh Nalle

"Uangnya dikembalikan secara global disetor ke Pemkot dibuktikan dengan surat tanda setoran," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved