Breaking News:

Bentrok di Pulau Haruku

Komunitas Pencinta Alam di Kota Tual Galang Dana Tuk Pengungsi Kariu

Sejumlah aktivis pencinta alam yang menyebut diri Pecinta Maluku, Senin (31/1/2022) menggelar aksi penggalangan dana untuk para pengungsi Kariu

Penulis: Risman Serang | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Risman Serang
Aksi Penggalangan Dana untuk Pengungsi Kariu, Senin 31/1/2022 

Laporan  Kontributor TribunAmbon.com Risman Serang

TUAL, TRIBUNAMBON.COM - Sejumlah aktivis pencinta alam yang menyebut diri Pecinta Maluku, Senin (31/1/2022) menggelar aksi penggalangan dana untuk para pengungsi Kariu di Aboru, Maluku Tengah.

Dari pantauan TribunAmbon.com, para pecinta alam membawah poseter yang bertulisan "Ale rasa beta rasa" dan menggelar aksinya di kawasan bundaran Kantor DPRD Kota Tual selanjutnya di depan Taman Saraba.

Mereka pun meminta sumbangan suka rela dari para pengendara yang lewat di kawasan tersebut.

"Kita telah melakukan aksi ini selama dua hari dan di hari pertama kita telah mengumpulkan sebanyak 3 juta, dan hari belum terkumpul semuanya," ucap Kordinator Aksi Damai Samirah Matdoan (46)

Menurutnya, Aksi damai ini merupakan kerja sama dengan semua komonitas pecinta alam.

Baca juga: Gencar Sosialiasi, KPU Maluku Tenggara Sasar Pemilih Pemula

Baca juga: Polisi Kantongi Nama Aktor Dibalik Bentrok di Pulau Haruku - Maluku

"Kita telah lakukan kerja sama dengan semua Komunitas Pencinta Alam di Maluku, Ada Depala, Keipala, Salam katulistiwa, Malucas adventure club, Casava, Saloi,Savana , Antegpala ambonata Samirah Matdoan, kami semua tergabung jadi satu, untuk aksi ini," sebut Samirah Matdoan

Direncanakan, Rabu (2/2/2022) aksi penggalangan di kantor Balai Kota Tual.

"Nantinya hari rabu kita akan ke kantor walikota untuk meminta sumbangan di setiap instansi yang ada di Kota Tual untuk para korban Kariu dan ori," sebut Samirah Matdoan

Samirah Matdoan berharap, tidak ada lagi kejadian serupa dimasa mendatang.

"Katong (kita) ini hanya satu dalam bingkai pela dan gandong kita berharap semoga tak terulang lagi cukup kemarin" itu saja katena damai itu indah," tutup dia. (*)

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved