Selasa, 28 April 2026

Menyusun Skripsi

Sistematika Penyusunan Proposal Skripsi pada Penelitian Kualitatif

Penelitian merupakan salah satu kegiatan yang akan Anda temui di dunia perkuliahan. Baik itu sebagai tugas mata kuliah, mengikuti suatu ajang/lomba

Penulis: Sinatrya Tyas | Editor: Fitriana Andriyani
etranslationservices.com
Ilustrasi tulisan 

TRIBUNAMBON.COM - Menyusun skripsi merupakan tugas akhir mahasiswa S1. 

Berbagai persiapan dilakukan agar mendapatkan hasil terbaik. 

Satu diantaranya saat menyusun skripsi. 

Jika kalian menggunakan data kualitatif dalam proses pengerjaan skripsi, maka perlu mempelajari adanya sistematika penyusunan proposal penelitian. 

Dikutip TribunAmbon.com dari berbagai sumber, inilah cara membuat proposal penelitian kualitatif. 

Sistematika Penyusunan Proposal Penelitian Kualitatif

Berikut cara membuat sistematika penyususnan proposal penelitian kualitatif pada saat garap skripsi

Halaman Pengesahan

Halaman ini merupakan bagian terluar dari sebuah proposal penelitian yang berisikan rekomendasi dengan tulisan yang dibuat.

Rekomendasi dapat berasal dari dosen atau penyelenggara penelitian.

BAB I. Pendahuluan

- Latar Belakang Masalah

Bagian ini menjelaskan mengenai hal yang melatarbelakangi dilaksanakannya penelitian yang meliputi maksud dan tujuan serta pihak mana saja yang berkepentingan dengan penelitian tersebut.

- Fokus Penelitian

Fokus penelitian memuat cakupan topik-topik yang terdapat di dalam penelitian.

- Perumusan Masalah

Bagian ini berisikan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan untuk dijawab sebagai hasil penelitian.

- Tujuan Penelitian

Tujuan Penelitian berisikan mengenai sasaran yang ingin dicapai sebagai hasil pelaksanaan penelitian.

- Kegunaan Penelitian

Kegunaan penelitian berisikan manfaat yang akan didapat dari pelaksnaan kegiatan penelitian.

Manfaat yang dihasilkan penelitian kualitatif dapat berupa teoritis ataupun praktis.

Namun hasil dari penelitian ini berupa teoritis yang ditujukan untuk pengembangan ilmu dibandingkan pemecahan masalah untuk penerapannya.

BAB II. Landasan Teori

Berisikan teori-teori dan hasil penelitian yang mendukung pembentukan kerangka teori penelitian yang akan dilakukan.

BAB III.

Prosedur dan Metodologi Penelitian

- Metode dan alasan menggunakan penelitian

- Tempat dan Waktu Penelitian

- Instrumen Penelitian

- Sampel Sumber Data

- Teknik Pengumpulan Data

- Rencana Pengujian Keabsahan Data

Organisasi dan Sistematika Penelitian

- Organisasi Penelitian

- Jadwal Penelitian

Daftar Pustaka

Lampiran

Berisikan berkas atau dokumen penunjang yang digunakan di dalam penelitian.

Penutup

Penelitian kualitatif sangat tepat digunakan sebagai metode pengkajian masalah yang masih belum terlalu jelas.

Pendekatan kualitatif yang melibatkan unsur makro sehingga dimungkinkannya eksplorasi yang komprehensif atas suatu obyek untuk menghasilkan solusi yang akurat.

Baca juga: Seminggu 13 Kasus, Ambon Naik Zona Kuning

Baca juga: Besok, Jenazah Praka Anumerta Rohman Tomilawa Tiba di Ambon

Baca juga: Pasca Bentrok, 211 Rumah Warga Kariu dan 42 Kendaraan Rusak

Cara Membuat Proposal Penelitian Kualitatif

a. Identifikasi dan Perumusan Masalah

Langkah pertama penyusunan proposal penelitian kualitatif adalah mengidentifikasi dan merumuskan masalah dan bukan judul penelitian.

Temukan permasalahan yang tepat dengan jelas.

Apabila merasa kesulitan, berikut cara untuk membantu mempermudah perumusan dan identifikasi masalah dengan menggunakan pertanyaan: 

- Permasalahan apa yang sangat menarik perhatian

- Hal apa yang membuat Anda menjadi sangat tertarik akan permasalahan tersebut?

- Apakah dapat mendapatkan fakta dan bukti akurat atas permasalahan tersebut?

- Apa yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan?

- Apa yang menjadi tujuan utama penelitian ini?

- Apa yang telah dihasilkan dari penelitian sebelumnya?

- Apa yang akan diukur dan seperti apa cara mengukurnya?

- Apakah permasalahan ini dapat ditentukan hipotesis atau jawaban sementaranya?

Pertanyaan di atas harus digambarkan dengan jelas untuk mendukung sifat penelitian kualitatif yang mencakup aspek permasalahan menyeluruh, induktif dan natural atau dekat dengan gejala-gejala permasalahan yang diteliti.

2. Perumusan Topik

Langkah berikutnya adalah menentukan topik yang sesuai dengan permasalahan yang telah dipilih.

Topik dipilih melalui reduksi atau pengkerucutan permasalahan untuk difokuskan pada satu masalah tertentu.

Kemudian fokus permasalahan tersebut diurai di dalam ruang lingkup yang lebih rinci.

3. Perencanaan Rancangan Penelitian

Hal-hal yang dapat dijadikan pertimbangan untuk menentukan perencanaan rancangan penelitian adalah sebagai berikut :

- Apakah akan didapatkan jawaban yang obyektif dari nara sumber?

- Secepat apakah informasi dapat diperoleh?

- Seperti apakah jenis rancangannya, contohnya apakah berbentuk deskriptif ataukah sebab akibat?

Baca juga: Cara Buat Format Halaman Berbeda di Microsoft Word, Cocok untuk Pemisah Pendahuluan dan Isi Skripsi

Baca juga: Persiapan Apa Saja yang Harus Dilakukan Sebelum Mengerjakan Skripsi?

Baca juga: Cara Membuat Daftar Pustaka Skripsi dari Sumber Internet, Perhatikan Susunannya!

Baca juga: Situs Online untuk Mencari Referensi Jurnal saat Menyusun Skripsi dan Tesis

4. Rancangan Pengumpulan Data

Perhatikan pertanyaan-pertanyaan berikut untuk membantu:

- Seperti apa prosedur pengumpulan data penelitian?

- Siapa yang akan mengumpulkan data-data tersebut?

- Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengumpulkan data?

5. Rancangan Pengolahan dan Analisis Data

- Seperti apa kriteria data yang digunakan?

- Berapa banyak variabel data yang akan digunakan dalam penelitian untuk diuji?

- Apa alat bantu pengujian data tersebut?

6. Jadwal Waktu dan Sumber-Sumber Yang Diperlukan

- Kapan penelitian akan dimulai?

- Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk melakukan seluruh proses penelitian?

- Berapa biaya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan penelitian

- Apakah dibutuhkan dukungan sumber daya dari pihak lain?

7. Daftar Pustaka Sementara

Referensi atau sumber data pustaka yang digunakan dalam penelitian harus dicantumkan di dalam daftar pustaka.

Sumber referensi dapat berupa teori yang telah ada sebelumnya.

Syarat penggunaan teori atau referensi yang dapat digunakan yaitu :

- Relevansi, artinya referensi yang digunakan sesuai dengan permasalahan ataupun teori lain yang gunakan dalam penelitian

- Kemutakhiran, atau sumber informasi yang digunakan adalah teori yang terbaru yang disesuaikan dengan perkembangan terkini

- Keaslian, bahwa teori atau sumber referensi memiliki informasi yang jelas mengenai penulis atau penelitinya sehingga dapat dipertanggungjawabkan.

(TribunAmbon.com)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved