Menyusun Skripsi
Cara Membuat Proposal Penelitian Kualitatif saat Menyusun Skripsi
Penelitian merupakan salah satu kegiatan yang akan Anda temui di dunia perkuliahan. Baik itu sebagai tugas mata kuliah, mengikuti suatu ajang/lomba
Penulis: Sinatrya Tyas | Editor: Fitriana Andriyani
TRIBUNAMBON.COM - Menyusun skripsi merupakan tugas akhir mahasiswa S1.
Berbagai persiapan dilakukan agar mendapatkan hasil terbaik.
Satu diantaranya saat menyusun skripsi, ada 2 macam jenis penelitian.
Penelitian kuantitatif fan penelitian kualitatif.
Dikutip TribunAmbon.com dari berbagai sumber, inilah cara membuat proposal penelitian kualitatif.
Apa Itu Penelitian Kualitatif?
Penelitian kualitatif merupakan metode penelitian yang digunakan untuk meneliti suatu permasalahan.
Ini dilakukan analisis yang lebih mendalam (in depth analysis).
Analisa mendalam ini didasarkan pada fakta bahwa satu permasalahan akan memiliki sifat dan kondisi berbeda dengan permasalahan yang lain.
Penelitian kualitatif akan lebih menekankan kepada makna, pengertian, konsep dan fenomena yang disajikan secara naratif.
Metode penelitian ini termasuk salah satu jenis penelitian yang banyak digunakan di dunia akademis.
Untuk itu, sebagai mahasiswa harus mengetahui dengan baik pengertian penelitian kualitatif secara komprehensif.
Cara Penyusunan Proposal Penelitian Kualitatif
a. Identifikasi dan Perumusan Masalah
Langkah pertama penyusunan proposal penelitian kualitatif adalah mengidentifikasi dan merumuskan masalah dan bukan judul penelitian.
Temukan permasalahan yang tepat dengan jelas.
Apabila merasa kesulitan, berikut cara untuk membantu mempermudah perumusan dan identifikasi masalah dengan menggunakan pertanyaan:
- Permasalahan apa yang sangat menarik perhatian
- Hal apa yang membuat Anda menjadi sangat tertarik akan permasalahan tersebut?
- Apakah dapat mendapatkan fakta dan bukti akurat atas permasalahan tersebut?
- Apa yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan?
- Apa yang menjadi tujuan utama penelitian ini?
- Apa yang telah dihasilkan dari penelitian sebelumnya?
- Apa yang akan diukur dan seperti apa cara mengukurnya?
- Apakah permasalahan ini dapat ditentukan hipotesis atau jawaban sementaranya?
Pertanyaan di atas harus digambarkan dengan jelas untuk mendukung sifat penelitian kualitatif yang mencakup aspek permasalahan menyeluruh, induktif dan natural atau dekat dengan gejala-gejala permasalahan yang diteliti.
2. Perumusan Topik
Langkah berikutnya adalah menentukan topik yang sesuai dengan permasalahan yang telah dipilih.
Topik dipilih melalui reduksi atau pengkerucutan permasalahan untuk difokuskan pada satu masalah tertentu.
Kemudian fokus permasalahan tersebut diurai di dalam ruang lingkup yang lebih rinci.
3. Perencanaan Rancangan Penelitian
Hal-hal yang dapat dijadikan pertimbangan untuk menentukan perencanaan rancangan penelitian adalah sebagai berikut :
- Apakah akan didapatkan jawaban yang obyektif dari nara sumber?
- Secepat apakah informasi dapat diperoleh?
- Seperti apakah jenis rancangannya, contohnya apakah berbentuk deskriptif ataukah sebab akibat?
Baca juga: Cara Buat Format Halaman Berbeda di Microsoft Word, Cocok untuk Pemisah Pendahuluan dan Isi Skripsi
Baca juga: Persiapan Apa Saja yang Harus Dilakukan Sebelum Mengerjakan Skripsi?
Baca juga: Cara Membuat Daftar Pustaka Skripsi dari Sumber Internet, Perhatikan Susunannya!
Baca juga: Situs Online untuk Mencari Referensi Jurnal saat Menyusun Skripsi dan Tesis
4. Rancangan Pengumpulan Data
Perhatikan pertanyaan-pertanyaan berikut untuk membantu:
- Seperti apa prosedur pengumpulan data penelitian?
- Siapa yang akan mengumpulkan data-data tersebut?
- Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengumpulkan data?
5. Rancangan Pengolahan dan Analisis Data
- Seperti apa kriteria data yang digunakan?
- Berapa banyak variabel data yang akan digunakan dalam penelitian untuk diuji?
- Apa alat bantu pengujian data tersebut?
6. Jadwal Waktu dan Sumber-Sumber Yang Diperlukan
- Kapan penelitian akan dimulai?
- Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk melakukan seluruh proses penelitian?
- Berapa biaya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan penelitian
- Apakah dibutuhkan dukungan sumber daya dari pihak lain?
7. Daftar Pustaka Sementara
Referensi atau sumber data pustaka yang digunakan dalam penelitian harus dicantumkan di dalam daftar pustaka.
Sumber referensi dapat berupa teori yang telah ada sebelumnya.
Syarat penggunaan teori atau referensi yang dapat digunakan yaitu :
- Relevansi, artinya referensi yang digunakan sesuai dengan permasalahan ataupun teori lain yang gunakan dalam penelitian
- Kemutakhiran, atau sumber informasi yang digunakan adalah teori yang terbaru yang disesuaikan dengan perkembangan terkini
- Keaslian, bahwa teori atau sumber referensi memiliki informasi yang jelas mengenai penulis atau penelitinya sehingga dapat dipertanggungjawabkan.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/ilustrasi-tulisan-tangan-dokter.jpg)