Breaking News:

Ambon Hari Ini

Kasus Pemalsuan Surat Rapid Tes Masuk Kejaksaaan Negeri Ambon

Berkas tahap pertama ini dikirimkan pada hari Senin (24/1/2022) ke Kejaksaan Negeri Ambon.

Penulis: Ode Alfin Risanto | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Juna Putuhena
Ilustrasi Kasus Korupsi 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Alfin Risanto

AMBON,TRIBUNAMBON.COM - Penyidik Polsek Pelabuhan Yosudarso Ambon mengirimkan berkas tahap 1 kasus pemalsuan surat tes rapid antigen oleh oknum PNS di Seram Bagian Timur.

Berkas tahap pertama ini dikirimkan pada hari Senin (24/1/2022) ke Kejaksaan Negeri Ambon.

"Ya tadi pagi anggota saya sudah mengirimkan berkas tahap satu dan saat ini masih di periksa Jaksa," Ucap Kapolsek KPYS Ambon, Iptu Burhanudin Surya Muhammad saat dikonfirmasi, TribunAmbon.com melalui pesan whatsapp, Senin (24/1/2022).

Burhanudin mengungkapkan berkas tersangka PNS Kabupaten SBT IAL (33) ini sedang diteliti dan dipelajari oleh Kejaksaan.

"Saat ini kita masih menunggu balasannya dari kejaksaan, bila ada yang perlu diperbaiki kita perbaiki," katanya.

Baca juga: Nebeng di Ruang Roda Pesawat, Seorang Penumpang Gelap Ditangkap Polisi Belanda

Baca juga: Bantah Sogok Pengunggah Video Nasi Padang Belatung, Pemilik: Saya Cuma Mau Ganti Rugi

Diberitakan sebelumnya, Polsek Pelabuhan Yosudarso Ambon mengamankan seorang pegawai negeri sipil berinisial IAL (33) yang diduga menjual surat Rapid Antigen palsu pada Senin (10/1/2022).

Menurut, Kapolsek KPYS Ambon, Iptu Burhanudin Surya Muhammad kejadian ini terungkap, ketika surat Antigen palsu yang dibawa kedua korban yakni Ramnia Latbual (18) dan Hadija (46), diperiksa petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

Saat diperiksa dengan teliti, ternyata surat Antigen dengan cap dari Rumah Sakit Bhakti Rahayu ternyata palsu.

Untuk menangkap terduga pelaku kedua korban berserta nakes RS, Frengky Rainheart Syauta dan didampingi petugas KKP langsung membuat janjian dengan IAL.

"Mereka buat janjian di depan mesjid Al-fatah dan disitulah IAL ditangkap dan dibawa Kepolsek KPYS," tandasnya.(*)

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved