Breaking News:

Maluku Terkini

Sempat Rusak, Jalan Taniwel – Seram Bagian Barat Kembali Normal

Kerusakan ini kemudian disampaikan oleh warga dan pengguna jalan kepada Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Hatta Hehanussa

Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Fandi Wattimena
Sumber; Hatta Hehanussa
Kondisi jalan rusak yang telah diperbaiki yang menghubungkan wilayah Piru dengan Kecamatan Taniwel. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kerusakan jalan trans yang menghubungkan wilayah Piru dengan Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) telah kembali normal.

Setelah Tim Satker & PPK Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku, bergerak cepat untuk memperbai kerusakan tersebut, Rabu (19/1/2022).

Sebelumnya, jalur utama itu rusak parah sehingga akses jalan dari Taniwel menuju Piru sempat lumpuh total.

Kerusakan ini kemudian disampaikan oleh warga dan pengguna jalan kepada Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Hatta Hehanussa yang merupakan anggota legislative daerah pemilihan SBB.

Hehanussa menjelaskan, setelah menerima laporan warga itu, dirinya langsung mengambil langkah cepat dengan menghubungi otoritas Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku, yang merupakan mitra dari Komisi III DPRD Maluku.

Setelah dilakukan koordinasi, Tim dari BPJN Maluku, kemudian diturunkan ke lokasi untuk segera memperbaiki kerusakan jalan tersebut.

“Sekitar Rabu sore itu, kerusakan jalan sudah diperbaiki. Tidak lebih dari dua jam, tim sudah diturunkan. dan, Alhamdulillah sekarang akses transportasi di ruas jalan ini sudah kembali normal,” kata Hehanussa.

Baca juga: Minta 400 Miliar Dana Alokasi Khusus, Maluku Hanya Kebagian 16 Miliar

Baca juga: Longboat Berisi 15 Orang Terbalik di Perairan Pulau Buru, Seluruh Penumpang Selamat

Untuk laporan sementara, kerusakan jalan tersebut akibat adanya intensitas hujan yang tinggi di wilayah Pulau Seram beberapa hari terakhir.

Kerusakan ini juga ditemukan ada enam segmen lokasi patahan pada ruas jalan tersebut yang menyebabkan jalan nasional tersebut ambruk ke dalam tanah.

Akibat patahan di jalan aspal itu, akses transportasi kendaraan roda empat menjadi lumpuh.

Lebih jauh, jelas Hehanussa, pihak Balai sementara meneliti penyebab utama patahan pada ruas jalan tersebut lewat Bintek untuk dikeluarkan rekomendasi Penanganan berdasarkan Tinjauan Geologi, agar menjadi masukan kepada Konsultan Perencanaan P2JN Tahun 2022.

Sebagai Wakil rakyat dari SBB, Hehanussa menyampaikan terima kasih kepada Kepala Balai dan Tim yang sudah bergerak cepat untuk penanganan kerusakan jalan ini.

Sebagai abdi negara dan masyarakat, tindakan cepat yang dilakukan Kepala Balai dan Tim ini harus terus dipertahakan dan ditingkatkan sebagai bentuk prestasi melayani masyarakat yang cepat dan tepat. (*)

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved