Breaking News:

Revitalisasi Pasar Mardika

Merasa Kecewa, Elvis Pattiselano Curhat Perjuangannya hingga Revitalisasi Pasar Mardika Disetujui

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Maluku, Elvis Pattiselano curhat perjuangannya sampai revitalisasi Pasar Mardika Ambon disetu

Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/Ridwan
Kepala Disperindag Maluku, Elvis Pattiselano. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Maluku, Elvis Pattiselano curhat perjuangannya sampai revitalisasi Pasar Mardika Ambon disetujui.

Menurutnya, hal ini perlu disampaikan agar diketahui semua orang bahwa realisasi revitalisasi Pasar Mardika Ambon itu berdasarkan perjuangan Pemerintah Provinsi Maluku.

Ia menjabarkan, pertama kali ketika unit dibentuk di Kementerian PUPR di bawah Sekjen Pusat Pengembangan Sarana Pendidikan, Olahraga dan Pasar sebelum dipindahkan ke Dirjen Cipta Karya.

"Saya yang presentasikan didepan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri kala itu, turut mendampingi, Kepala Dinas PUPR Kota Ambon, Bappeda Kota Ambon,” kata Elvis Pattiselano.

Dikatakan, saat itu ada 22 kabupaten/kota dan satu provinsi yakni Maluku yang mempresentasikan pengembangan pasar.

Hasil presentasi itu yang pertama kali diterima adalah Pasar Mardika Ambon.

Sebab, punya implikasi dan dampak besar untuk pertumbuhan ekonomi.

Disamping dampak sosial dengan anggaran sebesar Rp 151 Miliar dan kapasitas tampung 2.000 pedagang.

"Ada kabupaten yang mempresentasikan proposalnya 200 miliar, tetapi kapasitas tampungnya hanya 700 pedagang. Sehingga saat itu usulan Pemprov Maluku yang pertama diterima dan dibuat berita acara,” terangnya.

“Jadi asset itu milik Pemprov Maluku, "tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Maluku, Elvis Pattiselano mengaku kecewa dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon terkait persoalan revitalisasi Pasar Mardika Ambon.

Pasalnya, dalam proses penandatangan kontrak pembangunan revitalisasi Pasar Mardika Ambon pada 30 Desember 2021 lalu, Pemkot Ambon tidak melibatkan perwakilan dari Pemprov Maluku untuk mendampingi proses penandatanganan.

Padahal saat itu, Wali Kota Ambon, Wakil Wali Kota Ambon dan Ketua DPRD Kota Ambon dilibatkan.

Sementara, Pasar Mardika yang merupakan aset Pemprov Maluku itu malah tidak dimintai mendampingi proses penandatanganan tersebut.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved