Breaking News:

Pencarian Satu Penumpang KM 3 Bersaudara Masih Nihil, Operasi Pencarian Ipin Dilanjutkan Besok

Pencarian yang dilakukan tim SAR Tarakan terhadap satu penumpang, kapal motor KM 3 Bersaudara dengan rute Ambon-Namlea masih nihil.

Penulis: Andi Papalia | Editor: Salama Picalouhata
SAR
Pencarian Arifin Tomia di hari ketiga masih nihil. Korban tenggelamnya KM 3 Bersaudara itu, diketahui memakai perahu untuk menyelamatkan diri saat kapal tenggelam. 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Pencarian satu penumpang, kapal motor KM 3 Bersaudara dengan rute Ambon-Namlea masih nihil.

Sebelumnya, Arifin Tomia alias Bapa Ipin, sempat menyelamatkan diri menggunakan perahu berukuran kecil saat kapal tenggelam Jumat (14/1/2022) kemarin.

Komandan Pos Sandar Polairud Pulau Buru, Bripka Benhard Pinge mengatakan, pencarian Arifin di hari ketiga ini belum juga membuahkan hasil.

"Hari ini tim SAR gabungan kembali melaksanakan pencarian terhadap satu penumpang KM 3 Bersaudara yang dinyatakan hilang, dan sampai saat ini belum membuahkan hasil," kata Pinge saat dikonfirmasi TribunAmbon.com, Minggu (16/1/2022).

Dia mengungkapkan, pencarian yang dimulai sejak pagi tadi itu, terkendala cuaca buruk.

"Kita dibantu masyarakat desa Namlea Ilath, dengan area pencarian di sekitar perairan antara Pulau Buru, Pulau Manipa dan Pulau Ambalau, kemudian tim SAR mengambil insiatif untuk kembali ke Namlea karna faktor hujan, angin kencang dan gelombang tinggi," ungkapnya.

Lanjutnya, pencarian akan dilanjutkan besok hari.

"Pencarian ini akan dilaksanakan selama enam hari," ucapnya.

Personil SAR gabungan terdiri dari, 2 personil KP.XVI-1008, 2 personil KP.XVI-2002, 2 person Sat Polaires Pulau Buru, dan 4 personil Pos SAR Namlea.

Seperti diberitakan, KM 3 Bersaudara bertolak dari pelabuhan Natukau, Ongkoliong, Kota Ambon, menuju Desa Namlea Ilath, Kabupate Buru, Jumat (14/1/2022) dini hari.

Dalam perjalanan kapal mengalami mati mesin, lalu terombang-ambing di lautan, sampai akhirnya tenggelam, Jumat (14/1/2022) kemarin.

Dalam kapal, ada sembilan penumpang termasuk nahkoda kapal. Delapan penumpang lainnya telah ditemukan selamat.

Kapal kayu itu juga membawa muatan 100 sak semen dan sembako. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved