Breaking News:

Berita Viral

Fakta Oknum Polsek Cileungsi Tolak Laporan Ojek Online yang Kehilangan Motor

Oknum polisi Polsek Cileungsi yang menolak laporan pengemudi ojek online diberi sanksi berupa demosi atau penurunan jabatan sekaligus dimutasi.

Penulis: Sinatrya Tyas | Editor: Fitriana Andriyani
Warta Kota/Hironimus Rama
Seorang driver ojek online (ojol) diduga dipukul oleh oknum anggota kepolisian saat melaporkan kasus kehilangan sepeda motor di Mapolsek Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (10/1/2022) 

TRIBUNAMBON.COM -  Berikut sederet fakta tentang oknum anggota Polsek Cileungsi yang menolak laporan kehilangan sepeda motor oleh sopir ojek online. 

Dikutip TribunAmbon.com dari berbagai sumber ini kronologi awal ojek online berinisial C kehilangan motornya. 

Kronologi

Kapolsek Cileungsi Kompol Andri Alam menjelaskan mengenai aksi pemukulan yang dilakukan oknum anak buahnya terhadap  Charly (39), pengemudi ojek online.

Charly menjadi korban pencurian sepeda motor di wilayah Cipenjo, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, viral di media sosial.

Kasus ini berbuntut panjang setelah korban mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan dari oknum anggota kepolisian yang sedang bertugas di Polsek Cileungsi.

Saat melaporkan kejadian yang menimpanya, korban justru dipukul di bagian dada lantaran protes laporannya tidak ditanggapi oknum polisi tersebut.

Usai cerita itu viral, kepolisian kemudian memproses dan menyelidiki laporan pencurian sepeda motor tersebut.

Kapolsek Cileungsi Kompol Andri Alam menjelaskan awal mula kasus itu terjadi.

Baca juga: Diduga Abaikan Laporan Ojol, Oknum Anggota Polsek Cileungsi Diperiksa Propam, Ini Kronologinya 

Menurutnya, kejadian pencurian yang menimpa driver ojol itu bermula saat korban dalam perjalanan membawa penumpangnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved