Breaking News:

Maluku Terkini

Pekan ke-2 di 2022, Harga Minyak Goreng di Masohi Masih Mahal

Dan di minggu kedua di Januari 2022, harga komoditi pokok itu masih tinggi.

Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/Lukman
MASOHI: - Harga minyak goreng di Kota Masohi terus mengalami kenaikan sejak 2020 lalu, Sabtu (27/2/2021). 

Laporan Kontribut TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Harga minyak goreng merangkak naik sejak November 2021 dan tembus Rp 23 ribu per kilogram di penghujung tahun.

Dan di minggu kedua di Januari 2022, harga komoditi pokok itu masih tinggi.

Pantauan TribunAmbon.com di Pasar Binaya Masohi, Rabu (12/1/2022), harga minyak goreng kemasan bermerek Bimoli dijual Rp 23 ribu per kg.

Sedangkan minyak goreng kemasan merk Fortun dibanderol Rp 21 hingga 22.000 per/kg.

Harga tersebut naik dari harga sebelumnya dengan kisaran Rp 15 - 18 ribu.

Baca juga: Usai Juara Soeratin U-15, Siwalima Fc Segera Seleksi Pemain Menuju Nasional

Baca juga: Segera Pensiun, Jenderal Rahawarin Pastikan Mengabdi untuk Maluku; Siap Jadi Gubernur

Hamka salah seorang pedagang mengatakan, hampir semua merek sama harganya, hanya sedikit beda pada merek Bimoli, Tropical, dan lainnya.

"Rata-rata Rp 22 sampai 23 ribu perliter," ujarnya kepada TribunAmbon, Rabu (12/1/2022).

Selain minyak goreng, sejumlah bahan pokok lainnya juga belum turun di harga normal.

Antara lain, Gula pasir, Terigu dan mentega. Dimana gula pasir yang mulanya dijual hanya Rp. 14 ribu perkilo, kini dipasarkan dengan harga Rp. 15 perkilo gramnya.

"Mentega dan terigu juga seperti itu, biasanya perkilo dijual 9-10 ribu perkilo kini naik menjadi 11 hingga 13 ribu perkilonya," jelas pedagang Pasar Binaya itu.

Hamka mengaku tidak mengetahui pasti penyebab kenaikan harga sembako.

"Tidak tau juga sebabnya," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved