Breaking News:

Ambon Terkini

Pemkot Ambon Diminta Siapkan Lapak Bagi Pedagang Kecil

Anggota DPRD Maluku asal Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Ambon, Jantje Wenno meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon untuk menyiapkan lapak bagi pedagang

Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/Mesya
AMBON: Hari kedua, pembongkaran lapak sampai ke bagian depan Hotel Wijaya II Pasar Mardika Ambon, Kamis (6/1/2022) siang. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Anggota DPRD Maluku, Jantje Wenno meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon untuk menyiapkan lapak bagi pedagang kecil.

“Pemkot seharusnya menyiapkan tempat yang bisa dijadikan lapak sementara khusus untuk pedagang kecil,” kata Jantje Wenno kepada wartawan, Selasa (11/1/2022) siang.

Menurut Wakil Rakyat asal Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Ambon itu, dengan biaya sewa lapak yang begitu mahal tentu pedagang kecil seperti pedagang buah tidak akan mampu membayar sewa.

Sehingga, pencarian lokasi baru untuk dijadikan tempat sementara pedagang kecil berjualan harus dipikirkan Pemkot Ambon.

“Memang Pemkot Ambon sudah menyiapkan lapak sementara untuk direlokasi, tapi nasib pedagang kecil seperti buah ini yang patut dipertanyakan karena mereka tidak akan mampu membayar biaya sewa lapak yang begitu tinggi,” ungkapnya.

“Jangan proses revitalisasi ini malah kesampingkan nasib pedagang kecil. Kan tidak mungkin selama proses revitalisasi berlangsung, para pedagang kecil ini tidak bisa jualan,” tandas Jantje Wenno.

Dalam SK Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy bernomor 463 tahun 2021 tercantum standar harga kios sementara pada Pasar Apung Mardika, Pasar Oleh-oleh Tantui, dan Pasar Transit Passo di Kota Ambon.

Harga sewa lapak relokasi itu berkisar antara Rp 2.8 juta hingga Rp 4 juta.

Kini, biaya sewa lapak itu diketahui semakin bertambah dengan kisaran harga menjadi Rp 20-25 juta.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved