Breaking News:

Dinyatakan Sehat, Ferdinand Hutahaean akan Ajukan Penangguhan dengan Alasan Tulang Punggung Keluarga

Bakal Ajukan Penangguhan Penahanan dengan Alasan Sakit, Hasil Pemeriksaan Ferdinand Hutahaean Sehat

Tribunnews/Jeprima
Mantan politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean (tengah) saat tiba untuk menjalani pemeriksaan tim penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (10/1/2022). Ferdinand diperiksa sebagai saksi dalam kasus unggahan di media sosial yang diduga bernada SARA. 

TRIBUNAMBON.COM - Ferdinand Hutahaean ditahan selama 20 hari setelah ditetapkan sebagai tersangka atas cuitan bermuatan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Mantan politisi Partai Demokrat itu sebelumnya menjalani pemeriksaan selama 11 jam oleh Bareskrim Polri, Senin (10/1/2022).

Terkait penahanan tersebut, kuasa hukum Ferdinand Hutahaean, Muhammad Rasyidin mengatakan pihaknya akan mengajukan penangguhan.

Zakir mengatakan, penagguhan penahanan tersebut akan diajukan dengan alasan riwayat penyakit yang dimiliki kliennya.

"Kita akan lakukan permohonan penangguhan penahanan karena klien kami ini ada riwayat sakit sehingga permohonan penangguhan penahanan itu penting," kata Zakir, dikutip dari tayangan Youtube Kompas TV, Selasa (11/1/2021).

Baca juga: Diduga Lakukan Ujaran Bermuatan SARA, Ferdinand Hutahaean Siap Diperiksa Hari Senin

Namun, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan Ferdinand Hutahaean telah menjalani pemeriksaan oleh tim dokter.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, kondisi kesehatan Ferdinand Hutahaean dinyatakan layak untuk ditahan.

"(Ditahan) di rutan cabang Jakarta Pusat di Mabes Polri. Hasil pemeriksaan dokter dari Pusdokkes, layak untuk dilakukan penahanan," ucap Ramadhan, dikutip TribunAmbon.com dari Tribunnews.com.

Hasil pemeriksaan, Ferdinand juga dinyatakan tak memiliki masalah psikis.

Baca juga: Mengenal Sosok Ferdinand Hutahaean, Politisi yang Kini Mundur dari Demokrat

Menanggapi hasil pemeriksaan kesehatan tersebut, Zakir mengaku tak ingin memperpanjang polemik.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved