Breaking News:

Pendidikan di Maluku

Banyak Tuna Aksara di Tehoru–Maluku Tengah, Mahasiswa UMM Sentil Pembangunan Pendidikan Era Jokowi

Pemerataan pembangunan fasilitas yang timpang itu pun menimbulkan banyaknya Tuna Aksara termasuk di Dusun Waelomatan, Tehoru, Maluku Tengah.

Courtesy / Kelompok PMM UMM
MALUKU: Anak-anak Dusun Waelomatan, Tehoru menggantung asa di pohon Impian. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Problematika pendidikan di Indonesia dewasa ini merupakan sesuatu hal yang sangat kompleks.

Selain sistemnya harus tepat, pengadaan fasilitas yang baik serta memadai juga harus selalu berjalan beriringan.

Pemerataan pembangunan fasilitas yang timpang itu pun menimbulkan banyaknya Tuna Aksara termasuk di Dusun Waelomatan, Tehoru, Maluku Tengah.

Di Dusun Waelomatan, terdapat 50 anak yang sedang menempuh pendidikan SD hingga SMA.

Sayangnya, banyak pula dari mereka masih belum lancar baca tulis atau buta aksara.

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang turun ke lokasi melihat langsung fenomena tersebut.

Cici Aruhi, Koordinator Kelompok PMM UMM menegaskan anak-anak Waelomatan juga berhak mendapatkan pendidikan layaknya siswa di daerah lain.

“Anak-anak Waelomatan adalah bagian dari generasi bangsa Indonesia maka dari itu mereka mempunyai hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan seperti anak-anak lain” ungkap Cici Aruhi.

Untuk itu, Cici Bersama temannya Sukmawati Lapele membuat Program Melek Aksara di Dusun Waelomatan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved