Breaking News:

Nasional

Minta Pemerintah Turunkan Harga Minyak Goreng, Puan: Penyaluran Minyak Bersubsidi Harus Merata

Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah untuk segera mengendalikan harga kebutuhan pokok yang melambung tinggi, khususnya minyak goreng.

Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/Lukman
MALUKU: Minyak goreng kemasan botol dan plastik milik salah satu pedagang di Pasar Binaya Masohi, Jumat (22/10/2021). 

JAKARTA, TRIBUNAMBON.COM - Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah untuk segera mengendalikan harga kebutuhan pokok yang melambung tinggi, khususnya minyak goreng.

Menurutnya, harga kebutuhan pokok yang tinggi menambah beban rakyat di masa pandemi Covid-19.

Puan mengaku telah mengingatkan Presiden Jokowi agar meminta jajarannya untuk mengendalikan harga sembako.

"Beberapa kebutuhan pokok seperti telur, bawang, dan cabai harganya belum kembali stabil sejak akhir tahun lalu. Bahkan minyak goreng pun juga masih mahal meski pemerintah sudah memberi acuan harga Rp 14 ribu per liter,” kata Puan seperti dikutip dari keterangan tertulis, Minggu (9/1/2022).

Untuk menstabilkan harga minyak goreng yang melambung, Puan meminta pemerintah untuk menyalurkan minyak goreng murah bersubsidi secara merata. Harga minyak goreng di pasaran saat ini bahkan mencapai Rp 20 ribu per liter.

“Stok minyak subisidi masih sangat langka di pasaran, baik pasar tradisonal maupun ritel, sehingga warga masih belum merasakan program tersebut,” ungkap Puan.

Ia mengatakan, pedagang di pasar-pasar tradisional menyebut masih menjual minyak dengan harga tinggi lantaran masih mendapat harga mahal dari agen. Oleh karena itu, Puan meminta Pemerintah melakukan pengawasan ketat.

“Penyaluran minyak murah bersubsidi juga harus merata di seluruh daerah sehingga dapat dirasakan oleh rakyat,” tuturnya

Puan juga mengingatkan pemerintah untuk menyiapkan petunjuk teknis (juknis) untuk pemerintah daerah (pemda) mengenai penyaluran subsidi minyak goreng murah.

Dengan begitu, pemda dapat bergerak cepat menerapkan program minyak goreng subsidi di wilayahnya.

“Kami juga mendukung pemda menggelar sebanyak mungkin operasi minyak goreng agar dapat membantu masyarakat, khususnya warga kelas menengah ke bawah yang perekonomiannya belum stabil dampak Pandemi Covid-19,” kata Puan.

(Kompas.com / Mutia Fauzia / Ivany Atina Arbi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved