Breaking News:

Santunan Jasa Raharja

Keluarga Korban Kecelakaan Laut di Perairan Desa Pela Terima Santunan 50 Juta dari PT Jasa Raharja

Diketahui Almarhum merupakan penumpang Longboat Liliana Jaya yang menjadi korban meninggal dunia akibat kecelakaan laut di Perairan Desa Pela, Kecamat

Editor: Adjeng Hatalea
Courtesy / Jasa Raharja Cabang Maluku
Jemput Bola Penanggung Jawab Jasa Raharja Namlea Hendra Lesnussa Kunjungi rumah Ahli Waris Korban MD Apia di Desa Ilath, Kabupaten Buru. 

TRIBUNAMBON.COM - La Kadiri, Suami dari Almarhum Apia telah menerima santunan sebesar Rp 50 juta dari PT Jasa Raharja Cabang Maluku.

Diketahui Almarhum merupakan penumpang Longboat Liliana Jaya yang menjadi korban meninggal dunia akibat kecelakaan laut di Perairan Desa Pela, Kecamatan Batabual, Kabupaten Buru, Selasa (04/01/2022) lalu.

"Untuk korban kecelakaan laut di Perairan Desa Pela, Kabupaten Buru, Penanggung Jawab Jasa Raharja Namlea, Hendra Lesnussa langsung menindaklanjuti untuk menyerahkan santunan sebesar Rp 50 juta kepada ahli waris yang merupakan suaminya sendiri yang berdomisili di Desa Ilath,Kecamatan Batabual, Kabupaten Buru," kata Kepala PT Jasa Raharja Cabang Maluku, Triadi, Kamis (6/1/2022).

Ia menerangkan, korban Apia dinyatakan meninggal dunia karena tidak bisa berenang pada saat itu.

Santunan atas korban kecelakaan laut itu ditransfer melalui bank sebesar Rp 50 juta.

Mengingat, santunan tersebut merupakan komitmen Jasa Raharja untuk memberikan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan penumpang angkutan umum, seperti tertuang dalam UU Nomor 33 tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang Umum.

Selain itu, Triadi mengimbau, masyarakat agar lebih bijak dalam memilih angkutan transportasi umum dalam bepergian.

Terkhususnya memilih transportasi umum laut yang memiliki ijin resmi dari instansi terkait, agar perjalanan masyarakat dari saat naik Kapal/Speedboat/Longboat hingga tiba di tempat tujuan dilindungi Jasa Raharja.

Triadi pun menyampaikan turut berduka cita bagi keluarga korban meninggal dunia.

"Atas nama PT Jasa Raharja Cabang Maluku, turut berduka cita untuk keluarga korban meninggal dunia, semoga korban diterima di tempat terbaik disisi-Nya serta keluarga yang ditinggalkan diberikan keikhlasan, kesabaran, dan kekuatan," ucap Triadi.

Untuk diketahui, kronologis kecelakaan laut tersebut bermula sekitar pukul 13.30 WIT, Longboat Liliana Jaya berangkat dari Namlea menuju desa Ilath bermuatan 17 orang yang terdiri dari 11 orang dewasa dan 6 orang anak-anak.

Setelah tiba di Perairan Desa Pela Kecamatanb Batabual, Kabupaten Buru yang berjarak kurang lebih 500 meter dari bibir pantai, Longboat Liliana Jaya dihantam ombak dari arah belakang sehingga air masuk ke dalam dan tenggelam.

Tidak lama kemudian datang Onyong Galela warga Desa Pela,Kecamatan Batabual, Kabupaten.Buru dengan menggunakan boat untuk menolong para korban.

Kemudian membawa semua korban serta menarik Longboat Liliana Jaya yang terbalik yang dibantu masyarakat ke Desa Pela pada pukul 14.30 WIT.

Dalam kejadian tersebut terdapat satu penumpang meninggal dunia atas nama Ibu Apia alamat Desa ilath, korban meninggal karena tengelam (tidak bisa berenang).(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved