Breaking News:

Vaksinasi Masal

Tak Sepakat Vaksin di Tempat, Umasugi; Polres dan Kodim yang Buat Sendiri

Meski demikian, Tenaga vaksinator dari Dinas Kesehatan tetap melaksanakan tugas.

Penulis: Andi Papalia | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Andi Papalia
Pos Penyekatan Vaksinasi, Kabupaten Buru 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Buru, Ismail Umasugi tidak sepakat dengan kebijakan vaksinasi di tempat oleh Polres Pulau Buru.

Hal ini disampaikan Umasugi, saat dipanggil oleh Komisi III DPRD Kabupaten Buru, di ruang Komisi, Rabu (4/1/2022) kemarin.

"Terkait kegiatan vaksinasi di tempat, sesuai hasil rapat saya dengan Sekda dan Asiten l, kami tidak pernah menyuruh untuk membuat vaksinasi di tempat, tetapi itu pihak Polres dan Kodim/1506 Namlea, yang membuatnya sendiri," kata Umasugi.

Meski demikian, Tenaga vaksinator dari Dinas Kesehatan tetap melaksanakan tugas.

Baca juga: 467 Warga Berhasil Disuntik di Pos Penyekatan Vaksinasi – Kabupaten Buru

Baca juga: Makian Umasugi Sampai ke Tangan Polda Maluku, Ini Penjelasan Tukuboya

"Untuk aturan menyangkut dengan pelaksanaan vaksin di tempat, itu dikeluarkan oleh tim gugus tugas Covid-19 Buru, dan kami tidak pernah membuat aturan vaksin di tempat," ucapnya.

"Kami juga tidak setuju dengan kegiatan di BTN Tatanggo dan Pasar Lala, Terkait dengan kegiatan vaksin, karena saya sama Sekda dan Asisten l sudah bicara, nanti ditinjau kembali," lanjut Umasugi.

Sebelumnya, kegiatan penyuntikan vaksin dilaksanakan di dua lokasi, yakni BTN Tatanggo dan Jalan Pasar Lala, pada Senin (3/1/2022) kemarin.

Sejumlah warga yang melintasi jalur tersebut, baik yang menggunakan kendaraan roda dua maupun empat akan dihentikan petugas gabungan TNI, Polri, Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Buru.

Wakil Kepala Kepolisian Resort (Wakapolres) Pulau Buru, Kompol Janny Parinussa mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat agar target 70 persen vaksinasi Covid-19 bisa tercapai.

"Kita bangun posko vaksin ini, bertujuan untuk memberikan penyuntikan vaksin kepada warga yang belum vaksin, serta agar targer 70 persen vaksinasi bisa tercapai," kata Parinussa, saat diwawancarai TribunAmbon.com, Senin. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved