Breaking News:

Maluku Terkini

Lantik 214 Pejabat Fungsional, Begini Kata Wabup Maluku Tengah

Wakil Bupati Maluku Tengah, Marlatu Leleury melantik 214 Pejabat Eselon IV lingkup pemerintahan daerah itu, di Baileo Soekarno Masohi, Rabu (5/1/2022)

Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Adjeng Hatalea
Courtesy / Humas dan Protokoler Malteng
MALUKU: 214 Pejabat Eselon IV (Kepala Seksi) saat dilantik sebagai Pejabat Fungsional di Baileo Ir. Soekarno, Pandopo Bupati, Kota Masohi, Maluku Tengah, Rabu (5/1/2022). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI,TRIBUNAMBON.COM - Wakil Bupati Maluku Tengah, Marlatu Leleury melantik 214 Pejabat Eselon IV lingkup pemerintahan daerah itu, di Baileo Soekarno Masohi, Rabu (5/1/2022).

Pelantikan ratusan PNS golongan IIIB dan IIID dengan jabatan lama sebagai Kepala Seksi ini merupakan kebijakan Pemkab Malteng dalam program penyetaraan administrasi ke dalam jabatan fungsional.

Leleury dalam sambutannya mengatakan, proses pelantikan tersebut sebagai upaya menciptakan birokrasi yang lebih profesional, dinamis dan juga responsif.

Hal ini, kata dia, sejalan dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan- RB) Nomor 17 Tahun 2021, tentang Penyetaraan Jabatan Administrasi ke dalam Jabatan Fungsional.

Selain itu, juga tertuang dalam Surat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor, 800/8577/0TDA tanggal 27 Desember 2021, tentang Persetujuan Penyetaraan Jabatan di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten di Provinsi Maluku.

Menurut Wabup, pelantikan ini dilaksanakan sebagai langkah peningkatan efektifitas dan efisiensi untuk mendukung kinerja pelayanan pemerintah kepada publik.

Diingatkan, para pejabat dapat menyesuaikan dan meningkatkan keahlian dan kompetensi diri sesuai dengan jabatan fungsionalnya masing-masing.

Transformasi jabatan, kata dia, akan memperkuat formasi Jabatan Fungsional sangat diharapkan dapat mewujudkan efisiensi dan efektifitas birokrasi yang lebih dinamis pada struktur organisasi di Pemda Malteng.

“Perlu dipahami oleh semua terutama para Pejabat Fungsional bahwa penyetaraan jabatan ini masih merupakan langkah awal karena selanjutnya banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan setiap instansi pemerintah dalam penerapan penyederhanaan birokrasi,” katanya.

Diharapkan para pemangku Jabatan Fungsional yang memiliki high performance dan high commitment untuk mempelajari pengetahuan baru sesuai dengan jabatan fungsional yang diikuti, termasuk peluang dalam mengembangkan gagasan atau ide kreatif lebih luas.

“Melalui penyetaraan jabatan struktural ke Jabatan Fungsional, dapat mengubah kultur birokrasi menjadi lebih baik lagi, termasuk peluang dalam mengembangkan gagasan atau ide kreatif lebih luas,” harap Leleury.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved