Breaking News:

Dugaan Korupsi di Maluku

Jaksa Mulai Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan Rp. 31 Miliar di Inamosol Seram Barat

Pembangunan Jalan Rambatu-Manusa, di Kecamatan Inamosol, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) akhirnya dilirik Kejaksaan Tinggi Maluku.

Ist
Jalan Inamosol 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Pembangunan Jalan Rambatu-Manusa, di Kecamatan Inamosol, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) akhirnya dilirik Kejaksaan Tinggi Maluku.

Mereka mulai melakukan penyelidikan dugaaan penyelewengan anggaran dalam pembangunan jalan utama sepanjang 24 km itu.

Kajati Maluku, Undang Mugopal mengungkapkan telah menerbitkan Surat Perintah Dimulainya Penyelidikan (Sprinlid) terhadap kasus di Bumi Saka Mese Nusa itu.

"Iya, benar. Sudah kita terbitkan sprinlid sejak Senin kemarin untuk Kasus jalan Rambatu-Manusa SBB," ungkap Mugopal kepada wartawan, Selasa (4/12/2022) sore.

Mugopal menjelaskan, pembangunan jalan yang menggunakan anggaran sebesar Rp 31 Miliar dan dimulai sejak tahun 2018 itu, hingga kini tak pernah terselesaikan.

Bahkan alami kerusakan lagi.

“Jadi jalan itu pakai anggaran Rp 31 miliar dan sudah dibangun sejak tahun 2018, namun tak pernah terselesaikan,” lanjut Mugopal.

Proyek yang dikerjakan PT. Sinar Bias Abadi ini sudah beberapa kali didemo sejumlah aktifis di tahun 2020 lalu.

Mulai dari Aliansi Perjuangan Rakyat SBB hingga LIRA Ambon.

Bahkan sebelumnya, akibat susahnya akses jalan dan sedikitnya transportasi yang lewat, sejumlah guru di Inamosol harus menempuh perjalanan lebih dari 5 jam berjalan kaki untuk menuju ke Kairatu demi mendapatkan pelatihan mengajar.

Mugopal mengungkapkan akan mulai menyelidiki dan memanggil sejumlah saksi terkait pembangunan jalan tersebut. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved