Breaking News:

Maluku Terkini

Richard Louhanapessy: Diharapkan Angka Stunting Turun Jadi 14 Persen pada 2024

Dengan target penurunan hingga 14 persen di 2024, Louhanapessy mengaku pemerintah akan berupaya keras supaya anak yang kurang gizi dan terkebelakang a

Penulis: Salama Picalouhata | Editor: Adjeng Hatalea
Courtesy / ambon.go.id
Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy saat memberikan sambutan dalam Acara Pembayaran Operasional Kader Posyandu dan Kader BKB Triwulan III dan IV Tingkat Kelurahan di Tribun lapangan merdeka, Selasa (4/1/2022). Dia menargetkan angka stunting turun jadi 14 persen di 2024. 

Laporan Wartyawan TribunAmbon.com, Salama Picalouhata

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Wali Kota Ambon, Richard Louhanapessy berharap angka stunting turun menjadi 14 persen pada 2024.

Harapan ini Louhanapessy sampaikan dalam Acara Pembayaran Operasional Kader Posyandu dan Kader BKB Triwulan III dan IV Tingkat Kelurahan, di Tribun Lapangan Merdeka, Selasa (4/1/2022).

"Diharapkan pada 2024 nanti angka stunting di Maluku dan khususnya di kota Ambon harus dibawah 14 persen," kata Louhanapessy.

Louhanapessy mengungkapkan, saat ini angka stunting masih mencapai 28 persen.

Dengan target penurunan hingga 14 persen di 2024, Louhanapessy mengaku pemerintah akan berupaya keras supaya anak yang kurang gizi dan terkebelakang akibat dari kondisi otak, semakin hari semakin berkurang.

"Tahun 2045, Indonesia sudah diharapkan memiliki generasi emas, dan generasi emas itu bukan ditentukan nanti, tapi harus dipersiapkan dari sekarang," ucap dia.

Agar target tersebut tercapai kata Louhanapessy, kader posyandu dan kader bina keluarga balita memiliki peranan penting dalam upaya upaya meningkatkan gizi bayi dan balita.

Menurut Louhanapessy, mereka punya peranan penting dalam mempersiapkan generasi emas, karena peranan pemenuhan gizi tidak dapat dilakukan oleh sendiri olehnya.

“Saya tidak bisa datang untuk melayani bayi dan balita satu persatu dalam pemenuhan gizi dan pemeriksaan di kesehatan, tapi hal itu dilakukan oleh para kader bahkan secara sukarela dan itu luar biasa,” tuturnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved