Breaking News:

Pemilu 2024

Latupono Tegaskan Sebelum 10 Januari, Laskar Ganjar-Puan Hadir Penuh di Maluku

Seperti yang ditunjukan Laskar Ganjar-Puan ini, setelah membangun kepengurusan tingkat Provinsi dan Kota Ambon.

Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Lukman Mukadar
Ketua DPD Laskar Ganjar Puan Provinsi Maluku, Nurdin Latupono bangun Konsolidasi di Kota Masohi Maluku Tengah, Selasa (4/1/2022). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI, TRIBUNBON.COM – Nuansa Politik menjelang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) tahun 2024 makin terasa.

Jauh sebelum ada deklarasi pasangan calon, jaringan dukungan para figur politik sudah menunjukan keberadaan di berbagai daerah.

Seperti yang ditunjukan Laskar Ganjar-Puan ini, setelah membangun kepengurusan tingkat Provinsi dan Kota Ambon.

Kini akan mulai dibentuk kepengurusan cabang Kabupaten Maluku Tengah.

"Kemarin kita bentuk DPC Kota Ambon dan hari ini di Maluku Tengah, besok kita jadwalkan untuk Kabupaten SBB," kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Laskar Ganjar-Puan (Ganjar Pranowo dan Puan Maharani) Provinsi Maluku, Nurdin Latupono kepada TribunAmbon di Masohi, Selasa (4/1/2021).

Dia pun menargetkan sebelum 10 Januari 2022, seluruh DPC telah terbentuk di 11 Kabupaten Kota.

Baca juga: Jafry Taihuttu; Ambon Siap PTM, Kecamatan Sirimau Perlu Mix Daring Luring

Baca juga: Dua Tim Tulehu Kompak Melaju ke Semifinal Soeratin Cup U-13 Maluku 2021

"Kita rencananya di tanggal 10 itu semuanya sudah selesai, ujar Latupono.

Direncanakan, sebelum akhir Januari, akan dideklarasikan kepengurusan provinsi dengan menghadirkan Ketua Umum Laskar Ganjar Puan, Timur Malaka Kiemas.

"Mungkin dalam bulan ini akan ada deklarasi untuk pengurus Provinsi, kami akan hadirkan ketua umum kami pak Kiemas," jelasnya.

Latupono memastikan, gerakan yang dibangun masif dan kuat seperti halnya didaerah lainnya di Indonesia.

"Persiapannya ini sudah di seluruh Indonesia secara serentak," kata Latupono

Lebih jauh, alasan dukungan diberikan kepada dua politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu lantaran Ganjar maupun Puan mampu membangun Indonesia dalam nilai perjuangan Soekarno.

"Karena keduanya diyakini sangat mampu untuk membumikan spirit Pancasila 1 Juni 1945 dan melaksanakan konsep trisakti dari Bung Karno, yakni berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved