Breaking News:

Vaksinasi Masal

Masuk 2022, Capaian Vaksinasi di Kabupaten Buru Belum Capai Target 70 persen

Hal ini diungkapkan Wakil Kepala Kepolisian Resort (Wakapolres) Pulau Buru, Kompol Janny Parinussa, saat diwawancarai TribunAmbon.com, disela kegiatan

Penulis: Andi Papalia | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Andi Papalia
Wakapolres Pulau Buru, Kompol Janny Parinussa disela kegiatan penyekatan posko vaksinasi, di Jl. Pasar Lala Namlea, Kabupaten Buru, Senin (3/1/2021). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Capaian target vaksinasi di Kabupaten Buru belum mencapai 70%, sesuai target pemerintah pusat.

Hingga kini terdata baru mencapai 58,9 persen.

Hal ini diungkapkan Wakil Kepala Kepolisian Resort (Wakapolres) Pulau Buru, Kompol Janny Parinussa, saat diwawancarai TribunAmbon.com, disela kegiatan penyekatan posko vaksinasi, di Jl. Pasar Lala Namlea, Kabupaten Buru, Senin (3/1/2021).

Untuk itu berbagai upaya digalakan, salah satunya dengan cara membuat posko penyekatan vaksinasi.

"Kita bangun posko vaksin ini, bertujuan untuk memberikan penyuntikan vaksin kepada warga yang belum vaksin, serta agar target 70% vaksinasi bisa tercapai," kata Parinussa.

Dijelaskan, seharunya target 70 peren tercapai sebelum memasuki 2022, namun tidak terealisasi.

Baca juga: Lewat Kawasan BTN Tatanggo dan Pasar Lala, Warga Namlea Siap Disambut 2 Posko Vaksinasi Covid-19

Baca juga: Kabar Duka: Penyanyi Senior asal Maluku, Nindy Ellesse Meninggal Dunia, Ini Sosoknya

"Jadi target vaksinasi ditetapkan oleh Pemerintah Pusat (Pempus), sampai 31 Desember 2021, harusnya sudah mencapai 70%, namun di Kabupaten Buru, sampai 31 Desember 2021 kemarin, baru mencapai 58,9%. Sedangkan untuk Kabupaten Buru Selatan (Bursel) sudah mencapai 62%," ungkapnya.

Dia berharap, warga bisa ikut membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Apa yang dibuat oleh pemerintah itu baik, demi kesehatan masyarakat, jadi harus kita ikuti anjuran pemerintah. Dan kalau dilihat banyak PNS belum divaksin, jadi kami menghibau kepada seluruh masyarakat untuk vaksin," ucapnya.

Pantauan TribunAmbon.com di lapangan, pukul 10:00 WIT, sejumlah pengendara roda dua maupun empat yang melintasi jalur tersebut langsung diberhentikan oleh petugas keamanan.

Dalam hal ini, TNI, Polri, Dinas Perhubungan dan Satpol PP. Mereka langsung memeriksa KTP, serta surat vaksin.

Bagi warga yang ditidak dapat menunjukan syarat tersebut, maka langsung disuntik vaksin di tempat. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved