Breaking News:

Nataru 2022

Larang Pesta Malam Tahun Baru, Polres Maluku Tengah Siaga Patroli

Polres bahkan berencana untuk merazia serta memantapkan pos penyekatan di lima titik, antara lain, Pos Penyekatan Pera, Pos Penyekatan Air Papaya,

Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Fandi Wattimena
Lukman Mukaddar
Kawasan Pasar Binaiya, Masohi 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI,TRIBUNAMBON.COM – Kepolisian Resort (Polres) Maluku Tengah melarang warga menggelar pesta kembang api dalam rangka perayaan malam Tahun Baru 2022, Jumat (31/12/2021) malam.

Polres bahkan berencana merazia serta memantapkan pos penyekatan di lima titik, antara lain, Pos Penyekatan Pera, Pos Penyekatan Air Papaya, Pos Penyekatan Batas Kota Letwaru dan Batas Kota PLN, serta Bundaran Kota Masohi.

Kasi Humas Polres Maluku Tengah, Iptu Ridho Masihin menjelaskan peniadaan pesta malam tahun guna mencegah terjadi kerumunan sebagai upaya mencegah kluster baru Covid-19.

Kebijakan ini dilakukan atas instruksi Kepala Kepolisian Negara yang ditindak lanjuti seluruh jajaran Polri di Daerah untuk melarang pesta perayaan malam tahun baru yang menimbulkan kerumunan.

"Sudah diputuskan dalam rapat Anev (Analisa dan Evaluasi) tadi pagi bersama Kapolres dan seluruh Perwira di Lingkup Polres Maluku Tengah," ujar Ridho kepada wartawan,  di Ruang Kerjanya, Jumat (31/12/2021).

Dijelaskan, perayaan malam tahun baru dengan mengumpulkan banyak orang dapat menimbulkan penularan Covid-19 dan berpotensi menyebabkan terjadinya lonjakan kasus baru.

Untuk itu, dia pun mengimbau warga agar merayakan tahun baru secara sederhana di rumah, tanpa menimbulkan kerumunan orang.

Baca juga: Provinsi Maluku Paling Bahagia Ketiga di 2021, Maluku Utara Posisi Pertama

Baca juga: Polda Maluku Tangani 15 Kasus Korupsi Sepanjang 2021, Karo Ops; Kerugian Mencapai 1,6 Miliar

"Termasuk petasan kembang api tidak dibenarkan. Jadi diharapkan kita semua punya empati dalam situasi pandemi Covid-19," jelas Ridho

Kepolisian juga berencana menyisir sejumlah lokasi dengan melibatkan anggota Brimob. Sedikitnya akan disiapkan 250 Anggoya Polres untuk melakukan pengamanan dan patroli selama perayaan ibadah dan perayaan malam  tahun baru malam nanti.

"Iya benar nanti malam, tentunya ada patroli, jadi selain pos-pos itu nggakada juga pasukan yang melakukan patroli di kota Masohi,"tutup mantan Kapolsek Amahai dan Seram Utara Barat itu.

Sebelumnya, sebanyak 200 personel gabungan TNI-Polri dan Satpol PP dikerahkan untuk melaksanakan Operasi Lilin Siwalima 2021 dalam rangka pengamanan ibdah natal.

Ridho menambahkan, selain 250 anggota polres sejumlah Aparat Gabungan juga  akan bertugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta menegakkan protokol kesehatan selama menjelang dan sesudah puncak malam Tahun Baru 2022 nanti.

"Ada juga anggota gabungan dari Satuan Brimob, Anggota POM, Kodim dan Kabaresi, Dinas Perhubungan, Satpol-PP dan Personel Damkar," tutup Ridho. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved