Minggu, 31 Mei 2026

Maluku Terkini

Trauma Healing Bagi Anak Korban Bencana ala Eklin de Fretes

Gempa bumi yang terjadi di wilayah Maluku Barat Daya (MBD), Maluku masih membekas dan menyebabkan rasa trauma mendalam terhadap anak-anak di wilayah i

Tayang:
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Adjeng Hatalea
Courtesy / Eklin de Fretes
MALUKU: Eklin Amtor de Fretes saat memberikan trauma healing bagi anak-anak korban gempa di Bebar Timur, Maluku Barat Daya. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Dedy Azis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Gempa bumi yang terjadi di wilayah Maluku Barat Daya (MBD), Maluku masih membekas dan menyebabkan rasa trauma mendalam terhadap anak-anak di wilayah itu.

Beruntung, seorang Pendeta sekaligus seniman Ventriloquis, Eklin Amtor de Fretes hadir untuk memberikan trauma healing kepada anak-anak penyintas gempa bumi yang hingga saat ini masih sering mengguncang wilayah tersebut.

Hal itu diungkapnya saat dihubungi TribunAmbon.com, melalui pesan singkat WhatsApp, Kamis (30/12/2021) sore.

Kepada TribunAmbon.com, Defretes mengungkapkan bagaimana caranya memberikan trauma healing kepada anak-anak penyintas gempa di wilayah itu.

Ia membaginya dalam tiga tahapan, yakni sebagai berikut:

  1. Anak-anak harus mengenali perasaan bahwa rasa takut, khawatir, sedih karena gempa itu adalah perasaan yang wajar;
  2. Anak diajak untuk tetap siaga bencana, lebih bahagia dan saling menguatkan satu dengan yang lain;
  3. Membangun mimpi, anak-anak diajak untuk kembali membangun harapan.

Ia mengatakan, Semua tahapan itu dikemasnya dalam bentuk Living Values Education.

“Saya tetap pakai metode Living Values Education (LVE). Kebetulan beta trainer Nasional LVE. Lalu tetap dibareangi dengan seni ventriloquist dan dongeng. Ditambah juga para pengasuh Jemaat GPM Bebar Timur yang jadi badut, peri untuk memeriahkan suasana,” Kata dia.

Ia mengaku, saat ini caranya tersebut sudah dilakukan di dua desa yang berbeda di wilayah itu.

“Kami sudah di dua desa, Ilih dan Bebar Timur. Cuma karena cuaca buruk jadi belum bisa ke Bebar Barat,” ucapnya.

Caranya tersebut cukup membuahkan hasil kepada anak-anak korban penyintas gempa di wilayah yang saat ini ditinggalinya itu.

“Puji Tuhan untuk beberapa tahapan yang saya lakukan di Bebar Timur khususnya, anak-anak sudah bisa diedukasi tentang bencana lebih khusus gempa. mereka bisa mengelola perasaannya, tidak terlalu khawatir lagi. Bahkan mereka bisa ikut saya untuk jadi tutor sebaya yang menguatkan teman-teman di desa terdampak yang lain,” tandasnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved