Breaking News:

Cuaca Ekstrem Maluku

Cuaca Buruk, Harga Ikan di Pasar Binaiya Masohi Melonjak! Segini Harganya di Lapak Pedagang

Cuaca ekstrem yang terjadi belakangan di Perairan Maluku memicu kurangnya ketersediaan ikan di Kota Masohi, Maluku Tengah.

TribunAmbon.com/Lukman
MALUKU: Aktivitas pedagang ikan di Pasar Binaya Masohi, Rabu (29/12/2021). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI,TRIBUNAMBON.COM - Cuaca ekstrem yang terjadi belakangan di Perairan Maluku memicu kurangnya ketersediaan ikan di Kota Masohi, Maluku Tengah.

Minimnya stok dari nelayan pun membuat harga ikan di pasar Binaya bertahan di angka tinggi.

Pantauan TribunAmbon.com di Pasar Binaya, harga berbagai jenis ikan di sana terbilang mahal dan itu sudah terjadi selama satu bulan terakhir.

Harga ikan tuna sirip kuning dengan berat 3 kilogram misalnya, yang biasanya dijual dengan harga Rp. 100 ribu kini naik menjadi 180 hingga Rp. 200 ribu.

Sementara Ikan yang sama dengan berat 2 kilogram yang biasanya satu ekor dijual Rp.80 ribu, kini naik menjadi Rp.150 ribu.

Baca juga: Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di Ambon Dimulai Januari 2022

Baca juga: Diduga Bunuh Diri, WN Myanmar Tewas Tergantung di Kamar Mandi Sel Tahanan Kantor Imigrasi Ambon

Sementara untuk harga jenis ikan kecil seperti Momar dan Kawalinya masing-masing dijual per empat ekornya Rp. 20 ribu.

Sebelumnya dua jenis ikan yang paling laris diburu warga ini, dijual per enam hingga tujuh ekor dengan harga Rp. 20 ribu.

Rahman (45 tahun), salah satu pedagang ikan di pasar setempat menuturkan, naiknya harga ikan ini terjadi akibat suplay dari nelayan sedikit, yang mana dipicu terjadinya cuaca ekstrem selama satu bulan terakhir.

"Ikan mahal karena stok sedikit, cuaca buruk, dan angin kencang seperti ini tidak semua nelayan melaut," jelasnya.

hal ini juga diakui Ena (36) pedagang ikan Kawalinya.

Dia mengaku terpaksa menaikan harga atau mengurangi jumlah ikan yang dijualnya lantaran pengambilan dari nelayan semakin mahal.

Dia menuturkan, dalam kondisi normal, ikan Momar dan Kwalinya ini biasanya dijual Rp 20 ribu per 6 hingga 7 ekor, saat ini hanya bisa mendapatkan lima ekor saja.

"Jadi harganya tetap tapi ikannya yang kita kurangi yang biasanya dapat 6 sampai 7 ekor, sekarang cuma empat ekor," tukasnya.

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved