Breaking News:

Jadwal Kapal Perintis

Jadwal Kapal Perintis di Maluku Senin 13 Desember 2021

TribunAmbon.com akan mencoba menginformasikan jadwal dan rute perjalanan sejumlah kapal perintis di Maluku, Senin (13/12/2021) beserta persyaratan

Muh Ridwan Tuasamu
Kapal Sabuk Nusantara 103 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kapal Sabuk Nusantara merupakan jenis kapal perintis atau kapal penghubung pulau-pulau terluar di Indonesia khususnya Maluku.

TribunAmbon.com akan mencoba menginformasikan jadwal dan rute perjalanan sejumlah kapal perintis di Maluku, Senin (13/12/2021) beserta persyaratan yang dibutuhkan.

Mengawali akhir pekan ini, KM Sabuk Nusantara 72 akan berangkat dari pelabuhan Larat, Maluku Tenggara Barat.

Sabuk 87 akan berangkat menuju Saumlaki, Kepulauan Tanimbar yang juga merupakan daerah 3T pada pukul 14.00 WIT siang nanti.

Kapal tersebut akan membawa sejumlah penumpang dan direncanakan tiba di Saumlaki pada, Selasa (14/12/2021) pukul 06.00 WIT pagi.

Selain itu, ada juga KM Sabuk 87 yang berangkat dari Pulau Kisar, Maluku Barat Daya menuju Pulau Leti.

Keberangkatan dari Kisar menuju Leti dijadwalkan pada pukul 17.00 WIT sore nanti.

Sabuk 87 yang memuat ratusan penumpang itu direncanakan tiba di Pulau Leti pada pukul 22.00 WIT.

Baca juga: Beredar Video Tengah Selfie di Lokasi Bencana Erupsi Semeru, BNPB; Ganggu Kerja Petugas

Baca juga: Masyarakat yang Belum Vaksin Dilarang Bepergian Saat Natal dan Tahun Baru

Adapun himbauan Pelni untuk calon penumpang agar membeli tiket paling lambat 30 menit sebelum waktu keberangkatan.

Ditengah pandemi saat ini, kapal perintis yang berlabuh di perairan Maluku hanya menampung 250 hingga 300 penumpang saja.

Kepala Operasional PT Pelni Cabang Ambon, Muhammad Assagaf mengatakan, perjalanan menggunakan kapal perintis wajib melampirkan surat vaksin minimal dosis pertama.

Selain itu, penumpang juga wajib menunjukkan hasil negatif tes Antigen yang sudah divalidasi Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

"Penumpang Wajib vaksin minimal dosis pertama dan negatif tes antigen," kata Assagaf kepada TribunAmbon.com. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved