Nataru
Harga Melonjak Tinggi, Disperindag Sediakan Pasar Murah Khusus Minyak Goreng
Hampir seluruh toko di pasar maupun retail modern menjual minyak goreng di harga yang tidak biasa, yakni Rp.20 ribu hingga Rp.21 ribu per liter.
Penulis: M Fahroni Slamet | Editor: Adjeng Hatalea
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Fenomena harga minyak goreng di Kota Ambon yang meningkat tajam sejak beberapa hari terakhir belum juga berakhir.
Hampir seluruh toko di pasar maupun retail modern menjual minyak goreng di harga yang tidak biasa, yakni Rp.20 ribu hingga Rp.21 ribu per liter.
Menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Maluku, Elvis Pattiselano, kenaikan tersebut bukan hanya terjadi di Ambon.
Melainkan kenaikan juga terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia.
Dia menjelaskan, fenomena kenaikan minyak goreng terjadi akibat melonjaknya harga CPO atau minyak sawit mentah.
"Harga minyak goreng di pasaran akhir-akhir ini sangat tinggi dan itu terjadi di seluruh Indonesia," kata Pattiselano
Untuk itu, pihaknya juga membuka pasar murah khusus minyak goreng.
Terdapat 43 titik lokasi pasar murah khusus minyak goreng di desa, negeri dan kelurahan di seluruh Maluku.
Pada pasar murah tersebut masyarakat bisa membeli minyak goreng dengan harga normal, yakni Rp.17 ribu per liter.
"Kami sediakan di 43 titik khusus minyak goreng, harganya normal," ujarnya
Lanjutnya, demi menghadirkan minyak murah bagi masyarakat pihaknya bekerja sama dengan sejumlah distributor.
Para distributor pun disebutnya rela merugi karena modal yang mereka gelontorkan untuk menyediakan minyak sebesar Rp.18 ribu hingga Rp.18.500 per liter.
Namun, langkah menjual dengan harga normal tetap diambil.
Pasalnya, minyak goreng merupakan salah satu bahan inti yang wajib digunakan untuk memasak.
Pattiselano berharap harga minyak goreng bisa segera pulih agar tidak menyulitkan masyarakat menengah ke bawah.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/13122021-pasar-murah.jpg)