Breaking News:

Nataru

DPRD Kota Ambon Bakal Hadirkan Stakeholders Bahas Kesiapan Nataru, Termasuk Pertamina dan PLN

Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon, Jafry Taihuttu mengaku bakal hadirkan sejumlah pemangku kepentingan atau stakeholders di Baileo Belakang Soya Ambon.

Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Adjeng Hatalea
lowes.com
Pohon Natal 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon, Jafry Taihuttu mengaku bakal hadirkan sejumlah pemangku kepentingan atau stakeholders di Baileo Belakang Soya Ambon.

Kehadiran mereka tentunya akan membahas tentang langkah-langkah kesiapan jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.

Adapun sejumlah stakeholder terkait, yakni di antaranya, PT Pertamina, PT PLN, PT Pelindo hingga BPOM dan Disperindag Kota Ambon.

Baca juga: Jelang Nataru, Jafry Taihuttu Minta BPOM Segera Awasi Produk Kadaluwarsa

"Kita akan segera rapat internal untuk nantinya bisa mengundang mitra-mitra komisi, terkait kesiapan menyambut Natal dan Tahun Baru. Tapi kita akan sesuaikan dengan agenda komisi, karena akan dilakukan reses dan agenda-agenda penting lainnya. Takutnya, sudah dijadwalkan tapi bertabrakan dengan agenda lainnya. Jadi satu dua hari kedepan akan kita bahas di komisi dulu untuk tentukan agenda," kata Jafry Taihuttu kepada wartawan, Jumat (3/12/2021) siang.

Menurut Jafry, sejumlah stakeholder itu tentunya memiliki kapasitas masing-masing dalam menyambut Nataru.

Seperti PT Pelindo 4 Ambon yang nantinya ditanyai terkait percepatan distribusi barang dan PT PLN  terkait stabilitas jaringan listrik jelang Nataru.

Baca juga: Jelang Nataru, Disperindag Diminta Operasi Pasar

Selain itu, komisi juga akan libatkan PT Pertamina, untuk memastikan ketersediaan BBM khususnya Minyak Tanah (mitan).

"Mitan juga penting, makanya kita nanti akan agendakan rapat pengawasan dengan seluruh mitra kita, termasuk Pertamina,” tuturnya.

Ia melanjutkan, sama halnya dengan Disperindag maupun BPOM yang harus terlibat dalam stabilitas harga barang dan mengawasi produk-produk kadaluwarsa.

“Pastinya kita lakukan semua itu, bahkan kalau waktunya tidak bertabrakan, kita komisi juga akan lakukan on the spot. Baik itu awasi bahan pokok, ketersediaan mitan, distribusi barang dan lainnya. Dan ini akan segera kita bahas sehingga masyarakat tidak dirugikan,” tandas Jafry.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved