Breaking News:

Maluku Terkini

Sekolah Tinggi Keperawatan Masohi Kukuhkan 75 Wisudawan

Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Maluku mengukuhkan 75 wisudawan tahun akademik 2020-2021.

Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Lukman Mukadar
Puluhan Wisudawan Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Masohi saat akan diwisuda di Gedung Mae Oku, Kota Masohi, Kamis (25/11/2021). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI,TRIBUNAMBON.COM - Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Maluku mengukuhkan 75 wisudawan tahun akademik 2020-2021.

Pengukuhan itu digelar dalam sidang senat terbuka wisuda dan angkat sumpah program diploma tiga (DIII) angkatan XXI lulusan program studi keperawatan Masohi Maluku di Gedung pertemuan Mae Oku, Masohi, Kamis (25/11/2021).

Ketua Program Diploma III (Prodi) Rigoan Malawat mengatakan, berbeda dengan wisuda di tahun-tahun sebelumnya yang menelorkan dua kategori yang diwisuda, yakni reguler dan Rekognisi Belajar Lampau (RPL), kali hanya hanya satu ketegori yakni Reguler.

"Tidak ada RPL. Kali ini semuanya, ada  reguler 75 orang di tahun akademik kali ini," ujar Goan.

Dijelaskannya mengacu pada Permenristekdikti nomor 44 tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, maka kelas reguler waktu pendidikannya adalah 6 sampai 10 semester.

“Untuk mekanisme pembelajaran reguler kita mengacu pada kurikulum tahun 2014 yang didasarkan pada kerangka kualifikasi nasional Indonesia,” jelasnya.

“Jadi seluruh mahasiswa reguler yang berjumlah 75 orang itu wajib mengikuti uji kompetensi. Kalau lulus maka akan mendapatkan surat tanda registrasi perawat,” kata Goan menambahkan.

Baca juga: Bukan TPS, Warga Namlea-Pulau Buru Nekat Buang Sampah di Tepi Jalan 

Baca juga: Hari Guru Nasional, Jokowi: Kerja Keras Akhiri Pandemi, Pulihkan Pendidikan

Dikatakan, pada 9 Agustus 2019 telah dikeluarkan peraturan, yaitu Undang-undang nomor 26 tahun 2019 dari Menteri Kesehatan tentang pelaksanaan UU 38 tahun 2014 tentang keperawatan.

“Ini menjadi catatan untuk para wisudawan yang baru diluluskan tahun ini, kalau perawat diploma III tidak lagi diizinkan untuk membuka tempat praktek mandiri. Namun hanya yang bergelar Ners atau S1. Hal itu sesuai dengan UU nomor 26 tahun 2019,” tandasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved