Breaking News:

Ketahuan Nyabu di Rumah, Tuwatanassy Didakwa Pasal Berlapis

Pemuda Desa Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Reinaldo Tuwatanassy tertangkap basah menyimpan narkotika jenis sabu di rumahnya.

TribunAmbon.com
Ilustrasi Penyalahgunaan Narkoba 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Pemuda Desa Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Reinaldo Tuwatanassy tertangkap basah menyimpan narkotika jenis sabu di rumahnya.

Kasus dugaan penyalahgunaan narkoba yang dialamnya ini telah menemukan babak baru.

Sidang perdana dari kasus yang menimpanya telah digelar pada Rabu (25/11/2021).

Agenda dari sidang tersebut adalah pembacaan dakwaan. Tuwatanassy telah didakwa dengan melanggar pasal 112 ayat 1, pasal 114 ayat 1, pasal 127 ayat 1 undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Dakwaan Pasal berlapis oleh Jaksa Penuntut Umum, Juneth Pattiasina pun harus diterimanya saat persidangan di Pengadilan Negeri Ambon, 

Dalam dakwaannya, JPU mengatakan kasus bermula saat anggota reserse narkoba Polda Maluku mendapatkan informasi dari informan terkait terdakwa dan peredaran sabu di Desa Passo.

Pemantauan pun dilakukan dan informasi dan berdasarkan informasi terdakwa diketahui sedang berada di rumahnya.

“Petugas kemudian menuju ke rumah terdakwa dan menunjukkan Surat Perintah kepada terdakwa dan melakukan penggeledahan,” kata JPU.

Saat penggeledahan di dalam kamar ditemukan paket sabu seberat 0,1 1 serta 1 buah alat isap sabu bong diatas lantai kamarnya.

“Barang bukti yang diamankan yakni satu paket narkotika jenis sabu dengan berat total 0,11 gram, 1 buah alat isap sabu, 2 buah sedotan dan 1 buah korek api gas,” beber JPU.

Saat diinterogasi, terdakwa mengakui barang tersebut milik terdakwa dan dipesan melalui saudara Afang seharga Rp 1,5 juta.

“Terdakwa mengakui mendapat sabu dengan cara menghubungi saudara Afang melalui WhatsApp dan mengirimkan uang sebanyak Rp 1,5 juta dan diminta untuk mengambil satu paket sabu di jalan dekat dealer Hino Passo,” tandas JPU.

Usai mendengar dakwaan JPU, majelis hakim menunda persidangan hingga pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved