Breaking News:

Ambon Hari Ini

4 Pegawai Diperiksa Jaksa Soal Dugaan Korupsi di DPRD Ambon Selama 9 Jam, Diberi 30 Pertanyaan

Empat staf sekretaris DPRD Kota Ambon kembali diperiksa Kejaksaan Negeri Ambon, Senin (22/11/2021).

Mesya Marasabessy
Kantor DPRD Kota Ambon. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Empat staf sekretaris DPRD Kota Ambon kembali diperiksa Kejaksaan Negeri Ambon, Senin (22/11/2021).

Keempatnya adalah Kasubag Keuangan Setwan Kota Ambon berinisal JT, PPPTK Kegiatan Perda Makan Minum berinisial CP, PPK Kegiatan perjalanan dinas berinisial EL dan Staf bagian keuangan Setwan berinisial HT.

Sementara Mantan Sekertaris DPRD (Sekwan), Elkyopas Silooy tak hadir.

Kasi Intel Kejari Ambon, Djino Talakua mengatakan pemeriksaan keempatnya dilakukan selama sembilan jam lebih.

Serta dicecar dengan 30 pertanyaan tiap orang.

"Pemeriksaan tadi dimulai sekitar jam 09.30 dan baru berakhir tadi pukul 7 malam," kata Talakua.

Sementara itu, lanjutnya, Mantan Sekwan yang tak hadir akan dipanggil kembali.

"Kami tidak tahu alasannya dan akan kami panggil kembali," jelasnya.

Sejauh ini, total 13 staf Sekretaris DPRD telah dipanggil Kejari Ambon.

Pemeriksaan dilakukan terkait temuan Laporan Hasil Pemeriksaan (LPH) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang masuk ke meja pimpinan DPRD Kota Ambon.

Disebutkan, ada dana senilai Rp. 5,3 miliar yang raib entah kemana.

Kejari Ambon telah memulai penyelidikan sejak Senin (15/11/2021) lalu berdasarkan informasi dari sejumlah media massa dan hasil telaah.

Sebagai tindak lanjut, Kejari Ambon telah memeriksa sejumlah saksi (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved