Breaking News:

Maluku Terkini

Warga Kompleks Sugiarto Kota Masohi Swadaya Perbaiki Jalan Rusak

Sejumlah pemuda di kawasan Lorong Cinta, Kompleks Sugiarto, Kelurahan Namaelo, Kota Masohi, Maluku Tengah, memperbaiki jalan berlubang.

Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Salama Picalouhata
Lukman Mukaddar
Sejumlah warga di Kawasan Lorong Cinta, Kompleks Sugiarto, Kelurahan Namaelo, Kota Masohi memperbaiki jalan rusak di kawasan setempat, Sabtu (20/11/2021). 

Laporan Kontributor TribunAmbon, Lukman Mukaddar

MASOHI,TRIBUNAMBON.COM - Sejumlah pemuda di kawasan Lorong Cinta, Kompleks Sugiarto, Kelurahan Namaelo, Kota Masohi, Maluku Tengah, memperbaiki jalan berlubang di sekitar tempat tinggal mereka, Sabtu, (20/11/2021).

Aksi perbaikan jalan dilakukan pada jalur tanjakan jalan kawasan tersebut.

Aksi ini juga menyikapi sering terjadi kecelakaan lalulintas bagi sejumlah pengendara yang melewati kawasan itu.

Tak hanya pemuda, para orang tua juga antusias memperbaiki jalan yang rusak sejak dua tahun silam itu.

Pantauan TribunAmbon.com di lokasi terlihat perbaikan jalan menggunakan campuran semen menggantikan aspal yang telah mengelupas membentuk lubang-lubang berukuran besar.

Baca juga: Rusak Parah, Ruas Jalan di Lorong Cinta Sugiarto-Masohi Bahayakan Pengendara

Mereka bahu-membahu mengumpulkan pasir kemudian mulai mengaduk untuk mencapurkan dengan semen lalu diberi air agar bisa dipadatkan pada permukaan jalan yang berlubang hingga tuntas.

Beberapa Pemuda tampak mengaduk campuran pasir dan semen untuk menutupi jalan berlubang di kawasan Lorong Cinta, Sugiarto, Masohi.
Beberapa Pemuda tampak mengaduk campuran pasir dan semen untuk menutupi jalan berlubang di kawasan Lorong Cinta, Sugiarto, Masohi. (Lukman Mukaddar)

Boby salah satu pemuda mengatakan aksi perbaikan jalan ini murni spontanitas warga yang peduli terhadap kondisi jalan yang rusak parah.

"Sudah beberapa kali orang cilaka (tergelincir) atau kecelakaan di sini," kata Boby.

Bahan pasir dan semen pun didapatkan dari sumbangan salah satu dermawan atau warga di kawasan lorong setempat.

"Bapa Haji Sanaky yang sumbang semen," ujar Boby.

Boby juga mengatakan bahwa perbaikan jalan secara swadaya itu dilakukan lantaran tidak mau menunggu respon pemerintah karena pastinya akan menunggu dalam waktu yang cukup lama.

Sementara ruas jalan lorong itu adalah ruas jalan utama mereka dari dan ke rumah tempat tinggal mereka.

"Perbaiki lubang-lubang saja supaya pemerintah bisa melihat jangan cuma melihat yang lain saja lalu kita disini tidak," kata dia. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved