Breaking News:

Lumbung Ikan Nasional

Menurut Akademisi Universitas Pattimura, Ini Keuntungan LIN dan Ambon New Port

Akademisi Unpatti, Ruslan Taware sebut Lumbung Ikan Nasional (LIN) dan Ambon New Port (ANP) akan memiliki banyak keuntungan bagi Maluku.

Ode Dedy Azis
Ruslan Taware, Ketua Program Studi (Kaprodi) Pemberdayaan Sumber Daya Perikanan Fakultas Perikanan Universitas Pattimura. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Dedy Azis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Akademisi Unpatti, Ruslan Taware sebut Lumbung Ikan Nasional (LIN) dan Ambon New Port (ANP) akan memiliki banyak keuntungan bagi Maluku.

Hal itu diungkapnya saat dihubungi TribunAmbon.com, melalui sambungan telepon, Kamis (18/11/2021) siang.

Taware mengatakan, LIN dan ANP sendiri secara langsung akan memajukan perekonomian Maluku dan mengentaskan Maluku dari predikat Provinsi termiskin nomor empat.

"Kita tahu selama ini, Maluku menjadi provinsi termiskin nomor empat di Indonesia, LIN Dan Ambon New Port bisa mengentaskan Maluku dari predikat tersebut," kata dia.

Baca juga: Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Maluku Sisa 9 Jiwa1

Selain dapat memajukan perekonomian Maluku, LIN dan Ambon New Port juga akan menjadi laboratorium sektor perikanan terbesar di Indonesia nantinya.

"Pada bidang akademik, LIN dan Ambon New Port akan menjadi laboratorium perikanan terbesar milik Maluku, akademisi kita punya ruang untuk melakukan penelitian. Dan tentunya akan menjadi kajian yang menarik dari semua sektor," ujarnya.

Dalam skala kecil, Taware menjelaskan, LIN dan ANP nantinya bisa mendorong peningkatan pendapatan para nelayan kecil.

"Kita tau soal kesejahteraan nelayan masih menjadi isu yang selalu dibahas, nanti dengan adanya Ambon New Port dan Lumbung Ikan Nasional, hal tersebut tentunya akan terdesain, dan didalamnya nanti ada Fish Market, Pengolahan ikan dan lain sebagainya, hal itu akan mendorong pendapatan nelayan kecil kita," ucapnya.

Diketahui, Pemerintah telah menginisiasi Provinsi Maluku sebagai Lambung Ikan Nasional (LIN).

Oleh sebab itu, Wilayah Waai, Maluku Tengah seluas 200 hektar rencananya akan dijadikan konsentrasi proyek LIN.

Melalui pembangunan LIN, maka berbagai infrastruktur pendukung seperti pelabuhan perikanan terpadu, kawasan industri perikanan, sampai bandara internasional yang mampu membawa hasil tangkap produk perikanan di 3 WPPNRI ke pasar internasional juga akan dibangun.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved