Breaking News:

Maluku Terkini

Sambut Hari Guru, Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Tual Rencana Gelar Story Telling on the Street

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Tual berencana menggelar sebuah kegiatan Story Telling on the Street pada Selasa (23/11/2021) mendatang.

Penulis: Adjeng Hatalea | Editor: Salama Picalouhata
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Tual
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Tual berencana menggelar sebuah kegiatan Story Telling on the Street pada Selasa (23/11/2021) mendatang. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Adjeng Hatalea

TUAL, TRIBUNAMBON.COM - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Tual berencana menggelar sebuah kegiatan Story Telling on the Street pada Selasa (23/11/2021) mendatang.

Kepala Dinas Perpustakaan Dan kearsipan Kota Tual, Moksen Renwarin menuturkan, kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Guru yang jatuh pada 25 November 2021.

Sekaligus sebagai apresiasi terhadap perjuangan para guru dalam mengabdikan diri mereka guna mencerdaskan generasi di kota berjuluk ‘Maren’ itu.

“Kami menargetkan perwakilan guru dari tingkat SD,SMP, dan SMA pada Kecamatan Dullah Selatan untuk mengikuti kegiatan yang dimaksud,” ucap Renwarin kepada TribunAmbon.com melalui pesan WhatsApp, Rabu (17/11/2021).

Baca juga: 2 Pelaku Pencuri Sapi di Maluku Tengah dalam Buronan Polisi

Baca juga: Jadwal Kapal Perintis di Maluku Hari Ini, Rabu 17 November 2021

Dia menyebutkan, rencana pagelaran kegiatan ini disambut baik oleh berbagai pihak di daerah itu.

Hal itu terlihat dari betapa antusiasnya para guru saat diajak untuk bergabung.

“Tadi pagi kami sudah mengunjungi beberapa sekolah untuk rencana kegiatan dimaksud, dan mereka para guru menyampaikan terimakasih dan mendukung rencana kegiatan tersebut,” sambungnya.

Renwarin menerangkan, Hari Guru ini dimaknai sebagai momen untuk mengeratkan kembali ikatan para guru dan murid di luar lingkungan sekolah.

Menurutnya, Guru merupakan sosok pahlawan tanpa tanda jasa, bukan karena mereka tidak memiliki jasa.

Namun, justru jasanya yang sangat besar dan kerap kali tidak mendapatkan perhatian yang semestinya.

Guru bisa dianggap sebagai orangtua saat siswa berada di lingkungan sekolah, sehingga mereka juga harus dihormati selayaknya orangtua yang ada di rumah.

“Guru tidak akan pernah merasa lelah untuk mengajar muridnya. Mereka pasti menjalankan tugasnya dengan tulus, ikhlas, dan hati gembira. Seorang guru akan bahagia saat mengetahui anak didiknya menjadi pintar baik dari sisi akademis maupun budi pekerti. Kamu bisa membalas pengabdian gurumu dengan menjadi seseorang yang berguna bagi keluarga dan bangsa,” pungkasnya.

Selain itu, berbagi cerita yang diharapkan dapat meningkatkan minat literasi siswa melalui Story Telling on the Street.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved