Breaking News:

Lumbung Ikan Nasional

Lumbung Ikan Nasional, Nelayan Harus Tetap Pakai Kapal Dibawah 10 GT 

Lumbung Ikan Nasional (LIN) nantinya tak boleh memakai kapal berukuran diatas 10 gross ton (GT).

Ode Dedy Azis
Ruslan Taware, Ketua Program Studi (Kaprodi) Pemberdayaan Sumber Daya Perikanan Fakultas Perikanan Universitas Pattimura. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Dedy Azis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Lumbung Ikan Nasional (LIN) nantinya tak boleh memakai kapal berukuran diatas 10 gross ton (GT).

Hal itu diutarakan Akademi Universitas Pattimura, Ruslan Taware saat ditemui TribunAmbon.com, Selasa (16/11/2021) sore.

Pemerintahan kata dia, sebaiknya menetapkan ukuran kapal nelayan skala kecil di bawah 5 gross ton (GT).

Menurut Taware, meski produktivitasnya kecil, namun nantinya nelayan akan lebih selektif dan tidak mengganggu ekologi serta sumber daya yang ada.

"Secara produksi mungkin kita kecil, tapi itu sangat bagus karena tidak mengganggu ekologi dan sumber daya yang kita miliki, sehingga ikan kita berkesinambungan dan tidak digarap secara menyeluruh," kata dia.

Baca juga: Ada Penolakan LIN dan Ambon New Port, Ini Sikap Hetu Upu Ana Jazirah Leihitu

Baca juga: Sambut Ambon New Port, Sabandar: Kami akan Siapkan SDM Terbaik

Dikatakan, jika memakai kapal ikan yang lebih besar, dengan daya tampungnya yang besar pula, dikhawatirkan dapat menguras sumber daya dan mengesampingkan ekologi yang ada.

"Jangan punya prinsip, bahwa kalau kapalnya besar itu bisa angkat ikan sekaligus dalam jumlah besar, itu bisa-bisa kita kolaps. Harus diberikan ruang untuk ikan-ikan kita hidup," tandasnya.

Kapal berukuran 10 GT sendiri memiliki panjang 13,5 meter dan lebar 2,8 meter serta tinggi 1,45 meter.

Diketahui, Pemerintah telah menginisiasi Provinsi Maluku sebagai Lambung Ikan Nasional (LIN).

Oleh sebab itu, Wilayah Waai, Maluku Tengah seluas 200 hektar rencananya akan dijadikan konsentrasi proyek LIN.

Melalui pembangunan LIN, maka berbagai infrastruktur pendukung seperti pelabuhan perikanan terpadu, kawasan industri perikanan, sampai bandara internasional yang mampu membawa hasil tangkap produk perikanan di 3 WPPNRI ke pasar internasional juga akan dibangun. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved