Breaking News:

Ambon Hari Ini

Besok Jaksa Panggil 11 Saksi Terkait Dugaan Korupsi di DPRD Ambon, Termasuk Sekwan

Kasi Intel Kejari Ambon, Djino Talakua mengatakan, pihaknya telah melayangkan surat panggilan kepada 11 pegawai DPRD Kota Ambon, termasuk sekwan.

Tanita Pattiasina
Konferensi pers di Kantor Kejari Ambon, Rabu (28/7/2021) siang. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Besok, Kejaksaan Negeri Ambon mulai memeriksa sejumlah saksi terkait temuan raibnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni tahun 2020 sebesar Rp 5,3 miliar yang terjadi di DPRD Kota Ambon.

Kasi Intel Kejari Ambon, Djino Talakua mengatakan, pihaknya telah melayangkan surat panggilan kepada 11 pegawai DPRD Kota Ambon, termasuk sekwan dan setwan.

Nantinya, pemeriksaan saksi digelar selama dua hari pada Kamis (18/11/2021) nanti.

"Pemanggilan para saksi dijadwalkan hari kamis 18 Nov 2021 dan jumat 19 Nov 2021 sebanyak 11 orang saksi, para pegawai dulu yang dipanggil," kata Talakua dalam rilisnya Selasa (16/11/2021).

Baca juga: Ada 209 Motor Terparkir di Ditlantas Polda Maluku, Pemiliknya Diminta Segera Ambil

Seperti diketahui, Kejari Ambon mulai selidiki hilangnya uang miliaran rupiah yang terjadi di Kantor Wali Rakyat itu per Senin (15/11/2021) kemarin.

Penyelidikan digelar usai Kejaksaan mendapatkan informasi dari pemberitaan media serta membuat telaah.

"Penyelidikan Sudah mulai senin 15 November 2021 terkait Dugaan Kasus DPRD kota Ambon Rp 5.3 Miliar, kami mulai penyelidikan berdasarkan Berita di Media dan buat Telahan," jelasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Rustam Latupono mengatakan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di DPRD Ambon tidak sebanyak Rp 5,3 miliar seperti yang disebutkan.

Temuan itu hanya berdasarkan administrasi perjalanan dinas yang kurang lengkap.

Lanjutnya, temuan ini merupakan masalah teknis sehingga sebagai pimpinan tidak mengatur sampai ke hal itu.

“Pimpinan tidak urus kesektariat. Baiknya langsung ke Sekretaris Dewan (Sekwan), karena soal teknis itu tidak diurus oleh pimpinan,” tandas Rustam, Kamis (14/10/2021). (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved