Breaking News:

Ambon Terkini

Implementasi SRIKANDI, ANRI Gelar Monitoring dan Evaluasi E-Arsip di Pemkot Ambon

Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) telah meluncurkan Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) yang harus diimpelentas

Penulis: Ode Alfin Risanto | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/Alfin
AMBON: Acara Monitoring Evaluasi E-Arsip Terintegrasi Kota Ambon, Senin (15/11/2021) di Balai Kota 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Alfin Risanto

AMBON,TRIBUNAMBON.COM - Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) telah meluncurkan Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) yang harus diimpelentasikan di semua daerah untuk mendukung tata kelola pemerintahan berbasis eletronik.

Direktur Kearsipan Daerah 1 ANRI, Sumitro, menyatakan implementasi SRIKANDI, sebagai aplikasi dalam pengelolaan kearsipan dinamis terintegrasi, akan memberikan dukungan dalam penyelenggaran administrasi pemerintahan sesuai Undang – undang nomor 30 Tahun 2014.

Aplikasi SRIKANDI yang dibangun bersama Kementerian Pan-RB, BSSN dan Kementerian Kominfo, adalah aplikasi wajib dalam pengelolaan arsip yang menjadi tulang punggung serta pententu tata kelola pemerintahan berbasis elektronik.

“Sesuai arahan Presiden, aplikasi ini harus diimplementasikan oleh pemerintah psuat dan daerah," ungkapnya dalam acara Monitoring Evaluasi E-Arsip Terintegrasi Kota Ambon, Senin (15/11/2021) di Balai Kota Ambon.

Terkait pentingnya arsip menurut Direktur, merupakan bukti otentik dalam konteks penyelengaraan negara, yakni bukan hanya dukungan terhadap kinerja organisasi, tetapi sebagai alat bukti dalam rangka penegakan hukum, dan tulang punggung tata kelola pemerintahan dan pembangunan.

“Di satu sisi arsip sebagai upaya menjaga identitas, memori, jati diri suatu daerah, dengan Nilai kekinian yakni mendukung akuntabilitas kinerja, sedangkan nilai kenantian terkait dengan warisan budaya, sejarah yang harus dirawat dan diwariskan kepada generasi yang akan datang” tandasnya.

Sementara itu, Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy, memberi apresiasi yang tinggi atas kegiatan monitoring dan evaluasi E-Arsip Terintegrasi yang dilaksanakan ANRI.

Menurutnya, pengelolaan arsip secara digital dan terintergasi merupakan kebutuhan bagi masyarakat Ambon ke depan, karena arsip sebagai bukti otentik, dapat mengurangi konflik sosial dan konflik hukum.

“Ini merupakan harapan akan terjadinya perubahan di Kota Ambon, jadi paling tidak ada kemauan untuk berubah seluruh pikiran dan semangat dari arsip yang sifatnya hanya tumpukan kertas yang menjengkelkan menjadi digital," terangnya.

Untuk itu Wali kota meminta, kegiatan Monitoring Dan Evaluasi E-Arsip Terintegrasi dapat diikuti dengan sungguh – sungguh, agar segera diimplementasikan di Kota Ambon sebagai bagian dari Gerakan Sadar Arsip Pemkot yang telah dicanangkan pada HUT Ke 446 Kota Ambon.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved