Breaking News:

Nasional

Generasi Muda Diminta Berperan Aktif dalam Pengembangan Koperasi Digital

Menurut Aris, koperasi dapat berkembang dengan berbagai jenis usaha. Oleh sebab itu, pengembangan koperasi pada era digital harus makin digencarkan.

Editor: Adjeng Hatalea
(SHUTTERSTOCK)
Ilustrasi(SHUTTERSTOCK) 

JAKARTA, TRIBUNAMBON.COM - Staf Ahli Bidang Transformasi Birokrasi Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Aris Darmansyah Edi Saputra meminta generasi muda berperan dalam mentransformasi koperasi secara digital.

Aris mengatakan, saat ini kelompok milenial telah menjadikan platform digital sebagai pilihan utama dalam kehidupan.

"Dengan potensi itu, kalangan milenial diminta turut aktif membawa perubahan dalam transformasi ekonomi digital, khususnya koperasi digital," kata Aris, dalam acara Stadium General Koperasi Fest, dikutip dari siaran pers, Kamis (11/11/2021).

Menurut Aris, koperasi dapat berkembang dengan berbagai jenis usaha.

Oleh sebab itu, pengembangan koperasi pada era digital harus makin digencarkan.

Dia mengatakan, potensi ekonomi digital dapat dikembangkan sebagai usaha untuk mendukung penguatan koperasi.

Hal itu pula yang membuat pemerintah terus berupaya mendorong pengembangan koperasi melalui regulasi Undang-Undang (UU) Cipta Kerja.

"Salah satu bentuk pengembangan koperasi adalah dengan mengembangkan kekuatan startup dalam membangun ekosistem digital yang saling menunjang," kata dia.

Menurut Aris, aksi nyata para pemuda dalam bidang transformasi digital, khususnya sektor koperasi, dapat menjadi bukti bahwa mereka telah menjadi subjek pembangunan. Terutama dalam berbagai bidang kehidupan mulai dari sosial, ekonomi, politik, budaya, teknologi hingga bidang-bidang lainnya.

"Dengan optimalisasi transformasi ekonomi digital dan koperasi digital, pendapatan negara akan semakin meningkat dan akan membawa Indonesia menjadi negara dengan pendapatan menengah ke atas," ujar Aris.

Berdasarkan laporan ASEAN Development Bank Tahun 2021, percepatan transformasi digital memiliki pengaruh signifikan dalam pemulihan ekonomi negara dan pemulihan aktivitas dampak dari pandemi Covid-19.

Riset menunjukkan bahwa kekuatan demografis digital Indonesia pada Januari 2021 sudah mencapai 202,6 juta orang atau 73,7 persen dari total populasi.

"Ini diharapkan dapat menjadi salah satu faktor pendorong bagi pertumbuhan ekonomi nasional di masa yang akan datang," ucap Aris.

(Kompas.com / Deti Mega Purnamasari / Kristian Erdianto)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved