Breaking News:

Sepak Bola

Bonek Minta PSSI Sanksi Wasit Liga 1 asal Maluku, Musthofa Umarella

Komunitas Supporter tim sepak bola asal Kota Surabaya, Bonek Mania meminta Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk segera memberikan sanks

Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Adjeng Hatalea
Tribun Wiki
Mustafa Umarella saat memimpin pertandingan Liga 1 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Dedy Azis

AMBONZ TRIBUNAMBON.COM - Komunitas Supporter tim sepak bola asal Kota Surabaya, Bonek Mania meminta Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia ( PSSI) untuk segera memberikan sanksi kepada Wasit Kontroversial asal Maluku, Musthofa Umarella.

Hal itu diminta Bonek menyusul, kepemimpinan wasit Umarella yang dirasa kontroversial saat laga lanjutan Liga 1 2021 ketika Persebaya Surabaya kontra Persela Lamongan pada 21 Oktober 2021 lalu.

Bonek, sebutan pendukung fanatik Persebaya Surabaya, akan menggelar aksi unjuk rasa pada 10 November 2021 besok, bertepatan dengan Hari Pahlawan.

Mereka mengusung isu revolusi wasit sepak bola Indonesia.

Aksi Bonek itu dinilai melengkapi perjuangan Persebaya Surabaya melalui jalur birokrasi.

"Persebaya sempat dirugikan dengan kepemimpinan wasit Musthofa Umarella. Manajemen Bajol Ijo pun langsung merespon cepat dengan mengirim surat protes pada saat itu," ungkap Manajemen Persebaya melalui akun resmi @officialpersebaya dikutip TribunAmbon.com, Selasa (9/11/2021) siang.

Pasalnya, Mustafa Umarella yang memimpin jalannya pertandingan saat itu dinilai kurang jeli dalam melihat pergerakan bola maupun pemain.

Pada awal pertandingan, kedua tim bermain dengan tempo yang cukup cepat, saling serang pada 10 menit pertama disajikan oleh kedua tim.

Hingga Ricky Kambuaya mencetak gol pembuka untuk Persebaya Surabaya memanfaatkan umpan dari Taisei Marukawa pada menit ke-12.

Memasuki pertengahan babak pertama, kepemimpinan wasit mulai diragukan oleh sejumlah pihak, seperti dilansir dari laman resmi official kedua klub.

Puncaknya, pada menit ke 34 ketika striker asing milik Persebaya, Wilkson mendapatkan tendangan bebas dan langsung melesatkan tendangannya hingga melewati garis putih gawang Persela Lamongan, namun kembali ditangkap oleh penjaga gawang Persela.

Namun Umarella tak mengesahkan hal tersebut sebagai gol, justru satu menit setelahnya ketika Striker Persela, Ivan Carlos berada pada garis offside, namun Umarella malah membiarkannya.

Merespon hal tersebut pelatih Persela Lamongan Iwan Setiawan pun angkat bicara.

"Kalau saya, ketika tim kita menang, tapi karena kebijakan wasit yang katakanlah berpihak kepada kita, jujur saja saya tidak nyaman," ujar Iwan Setiawan.

Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 1-1 untuk kedua tim hingga turun minum.

Manajemen kedua tim pun meminta PSSI untuk mengevaluasi dan memberikan sanksi untuk wasit segera diumumkan. (*)

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved