Breaking News:

Ambon City of Music

Sandiaga Uno Minta Pelaku Usaha di Ambon Manfaatkan Digitalisasi

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno menekankan bagi pelaku ekonomi kreatif yang bergerak di sektor kuliner agar go digital

Muh Ridwan Tuasamu
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno saat meninjau produk UMKM di ACC, Jum'at (29/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno menekankan bagi pelaku ekonomi kreatif yang bergerak di sektor kuliner agar go digital.

Menurutnya, digitalisasi di era saat ini sebuah keharusan untuk memperluas pemasaran produk.

"Selain inovasi, kita juga harus beradaptasi yaitu dengan berjualan secara online," kata Sandiaga di Ambon City Center, Jum'at (29/10/2021).

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno saat meninjau produk UMKM di ACC, Jum'at (29/10/2021).
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno saat meninjau produk UMKM di ACC, Jum'at (29/10/2021). (Muh Ridwan Tuasamu)

Dia menjelaskan, pentingnya digitalisasi produk bagi para pelaku usaha untuk beradaptasi dengan tren di era pandemi seperti saat ini.

Pasalnya, wabah Covid-19 yang mengguncang Indonesia telah mengubah arah bisnis yang sebelumnya hanya dengan tatap muka.

Baca juga: Sandiaga Uno Pamer Aksi Juggling Alat Pukul Tifa saat Buka Festival Musik Rakyat Ambon

Baca juga: Pelaku Usaha ; Kenapa Presiden Tidak Berpikir Membeli Produk UMKM

Dia meminta agar para pelaku usaha bisa menjual produknya di aplikasi digital seperti marketplace lokal.

"Era kita sudah berubah, tidak lagi sama seperti sebelum pandemi jadi harus berjualan secara online juga," ujarnya.

Selain itu, branding dan kemasan menjadi sangat penting untuk bersaing dengan pelaku usaha yang sudah lebih besar.

Pria yang pernah masuk daftar orang terkaya di Indonesia itu pun meminta agar pemerintah kota Ambon mempercepat realisasi rumah kemasan.

Agar para pelaku usaha tak perlu lagi memesan kemasan dari pulau Jawa yang tentunya memakan waktu lama dan biaya lebih besar.

Dia juga menegaskan agar Dinas Pariwisata Provinsi Maluku bisa membantu para pelaku UMKM untuk mengembangkan produknya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved