Breaking News:

Penanganan Covid

RS Bhayangkara Polda Maluku dan RS Siloam Ambon Sudah Terapkan Harga Tes PCR Rp. 300 Ribu

Tarif tes polymerase chain reaction (PCR) resmi turun. Saat ini sudah banyak layanan kesehatan yang menyediakan tes PCR dengan harga yang sudah turun.

(KOMPAS.COM/ HERU MARGIANTO)
ilustrasi biaya tes PCR atau harga tes PCR(KOMPAS.COM/ HERU MARGIANTO) 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Tarif tes polymerase chain reaction (PCR) resmi turun. Saat ini sudah banyak layanan kesehatan yang menyediakan tes PCR dengan harga yang sudah turun.  

Tarif PCR di Rumah Sakit Siloam Ambon misalnya, telah disesuaikan dengan ketentuan pemerintah. Yakni sebesar Rp 300 ribu per sekali tes.

"Tarif PCR Siloam hari ini sudah mengikuti harga Pemerintah Rp. 300 ribu, bisa di cek di aplikasi my siloam ya," ujar Head Marketing Siloam, Franklyn saat dihubungi TribunAmbon.com melalui pesan singkat WhatsApp, Jumat (29/10/2021) pagi.

Masyarakat kota Ambon yang ingin bepergian menggunakan moda transportasi umum dan harus melakukan tes PCR, bisa langsung mendatangi gerai tes PCR di Rumah sakit Siloam Ambon, Jl. Sultan Hasanuddin.

Baca juga: Sandiaga Janji Beri Pendampingan dan Modal bagi Pengusaha di Maluku Tenggara

Baca juga: Buka Festival Musik Rakyat, Sandiaga yakin Glenn Fredly Tengah Tersenyum

Baca juga: Sandiaga Uno Minta Pelaku Usaha di Ambon Manfaatkan Digitalisasi

Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG 30 Oktober 2021: Sebagian Wilayah Maluku Diguyur Hujan Ringan

Harga tersebut juga berlaku di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Maluku yang memberlakukan tarif PCR menjadi Rp. 300 ribu Rupiah, pada Jumat (29/10/2021).

"Rumah Sakit Bhayangkara mulai berlakukan harga PCR Rp 300 ribu, dan Rapid Antigen sebesar Rp 95 ribu," Ujar Roem Saat dijumpai TribunAmbon.com di ruang kerjanya, Kamis (28/10/2021) Pagi.

Warga Kota Ambon yang ingin melakukan Tes Swab PCR maupun Antigen juga bisa langsung mendatangi Rumah Sakit Bhayangkara di Tantui Kecamatam Sirimau.

Penurunan harga ini menyusul permintaan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Hal itu juga tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor: HK.02.02/I/3843/2021 disebutkan bahwa batas tarif tertinggi untuk pemeriksaan PCR adalah Rp 275.000 di Jawa-Bali.

Untuk tes PCR di luar Jawa-Bali, tarif maksimal sebesar Rp 300.000.

Sebelumnya Pulau Jawa - Bali sebesar diterapkan sebesar Rp495 ribu dan di luar Pulau Jawa-Bali, Rp. 525 ribu.

Selain itu, informasi terbaru yang kami himpun, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengeluarkan instruksi terbaru terkait PPKM di Jawa-Bali.

Salah satu yang diubah yaitu ketentuan mengenai masa berlaku tes PCR untuk pesawat yang kini menjadi 3x24 jam yang sebelumnya 2x24jam.

Hal tersebut tertuang pada Inmendagri No.55/2021 tentang Perubahan Instruksi Inmendagri No.53/2021 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 di Wilayah Jawa dan Bali. Aturan tersebut pun berlaku pada 27 Oktober-1 November 2021.

Sedangkan terkait PPKM di luar wilayah Jawa-Bali. Salah satunya yaitu untuk penumpang yang menggunakan pesawat terbang antar wilayah di luar Jawa dan Bali juga harus menunjukan PCR 3x24 serta bukti vaksinasi minimal dosis pertama.

Hal tersebut tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 56 Tahun 2021 tentang Perubahan Inmendagri Nomor 54 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 Covid-19 di wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. (TribunAmbon.com/ Dedy/ Alvino). (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved