Peninggalan Belanda di Maluku
Benteng Nieuw Zeelandia, Saksi Bisu Perjuangan Pattimura yang Tergerus Abrasi dan Jadi Lapangan Bola
Nyaris hanya tembok depan dan pintu masuk yang tersisa dari Benteng Nieuw Zeelandia di Negeri Haruku, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah.
Penulis: Fredi Likumahua | Editor: Adjeng Hatalea
Laporan Wartawan TribunAMbon.com, Fredy Likumahua
TRIBUNAMBON.COM - Nyaris hanya tembok depan dan pintu masuk yang tersisa dari Benteng Nieuw Zeelandia di Negeri Haruku, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah.
Benteng peninggalan Belanda ini termakan abrasi sehingga setengah dari Benteng ini hilang.
Dulunya benteng ini berbentuk segi empat dengan dua buah Bastion dengan ketinggian 4 meter.
Pantauan TribunAmbon.com, Senin (25/10/2021 pagi, di dalam benteng nampak sebuah lapangan sepak bola mini yang dimanfaatkan warga setempat layaknya sebuah stadion.
"Ya biasanya sore sore anak anak disini main bola" Sebut Maku salah satu warga setempat.
Ada juga satu buah meriam peninggalan penjajah yang masih tersisa di dalam.
Menurut sejarah Benteng Nieuw Zeelandia dibangun oleh bangsa Belanda di bawah pimpinan Gubernur van Gorkum pada tahun 1626 dengan nama Zeelandia.
Namun, disempurnakan pada tahun 1655 dan diberi nama Nieuw Zeelandia.
Benteng ini pernah diserang oleh Kapitan Pattimura pada tahun 1817, namun gagal merebutnya.
Kemudian pada tahun 1862 benteng ini berubah fungsi dari benteng pertahanan menjadi Gudang penyimpanan hasil bumi di Pulau Haruku.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/25102021-benteng-nieuw-zeelandia-di-negeri-haruku.jpg)