Breaking News:

Vaksinasi Covid

Dinkes Ambon Ungkap Kendala Vaksinasi bagi Ibu Hamil, Takut hingga Tak Diizinkan Keluarga

Kadinkes Ambon, Wendy Pelupessy mengatakan, kurangnya antusias ibu hamil dalam mengikuti vaksinasi disebabkan oleh faktor lingkungan terdekat.

Tanita
Vaksinasi bagi ibu hamil di Lapangan Pattimura, Kamis, (19/08/2021). 

TRIBUNAMBON.COM - Vaksinasi bagi ibu hamil di Kota Ambon masih menemui kendala.

Hingga saat ini, capaian vaksinasi ibu hamil masih sangat rendah.

Jumlah capaian vaksinasi ibu hamil di Kota Ambon baru 5,1 persen atau 102 orang.

Jumlah itu masih sangat jauh dari sasaran yang ditargetkan pemerintah yakni 1.980 bumil.

Tim menemukan tantangan dalam proses vaksinasi ini.

Mayoritas ibu hamil di Ambon enggan divaksin karena takut dan dilarang oleh keluarganya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ambon, Wendy Pelupessy mengatakan, kurangnya antusias ibu hamil dalam mengikuti vaksinasi disebabkan oleh faktor lingkungan terdekat.

Baca juga: Cakupan Masih Rendah, Pelupessy Imbau Ibu Hamil Segera Vaksinasi COVID-19

Salah satunya yakni pengaruh dari keluarga yang melarang atau merasa ragu dengan vaksinasi yang dijalankan pemerintah.

Padahal selain nakes dan lansia, bumil juga merupakan kelompok rentan terpapar Covid-19 yang capaian vaksinasinya harus digenjot.

"Mereka sih mau-mau saja, tapi faktor keluarga biasa masih ragu," ujar Pelupessy, Sabtu (24/10/2021).

Berbeda dengan bumil, capaian vaksinasi kelompok rentan lansia justru sudah di angka 54,9 persen.

Lanjutnya, jika vaksinasi lansia terus mengalami peningkatan dan mencapai 60 persen maka kemungkinan besar PPKM di Ambon akan turun menjadi level I.

"Kalau lansia sudah 60 persen besar kemungkinan kita turun ke level I," ucapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved