Breaking News:

Maluku Terkini

Tak Percaya, Polda Maluku Akan Usut Kematian Adi Yoana

Polisi akan selidiki kabar kematian kontraktor asal Surabaya, Adi Yoana yang dikabarkan meninggal oleh istrinya, Gabriela Tirajoh beberapa bulan lalu.

Penulis: Ode Alfin Risanto | Editor: Fandi Wattimena
Ode Alfin Risanto
Kabid Humas Polda Maluku, M. Roem Ohoirat saat diwawancarai TribunAmbon.com di ruang kerjanya, Rabu (15/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Alfin Risanto

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Polisi akan selidiki kabar kematian kontraktor asal Surabaya, Adi Yoana yang dikabarkan meninggal oleh istrinya, Gabriela Tirajoh beberapa bulan lalu.

Pasalnya, Adi Yoana sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi penipuaan dan pengelapan uang sejumlah proyek di Maluku.

"Iya kabarnya sudah meninggal, kita juga tidak tau apa meninggal betul atau tidak, Karena memang pihak kepolisian belum ada bukti tentang kematian beliau," ungkap Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Roem Ohoirat kepada awal media diruang kerjanya, Jumat (22/10/2021) Sore.

Selain itu, Istri Adi, Gabriela Tirajoh juga dimintakan untuk memenuhi panggilan polisi karena telah berstatus tersangka dalam kasus yang sama.

"Dia (Gabriela) sudah tersangka. Suaminya juga tersangka jauh sebelumnya," ungkapnya.

Sementara itu, menanggapi tudingan pemerasan oleh Dirkrimum Kombes Pol. Sih Harno, Kabid Humas memastikan akan menangani pelaporan tersebut tanpa pandang bulu.

Baca juga: Masyarakat Didorong Berani Laporkan Pinjol Ilegal, Polisi Sudah Diperintahkan Respons Cepat

Baca juga: Sampah Kembali Menumpuk di Ahuru - Kota Ambon, Warga Mengeluh Bau Busuk

Saat ini kasus tersebut telah ditangani Propam Polda Maluku dan pejabat polisi itu telah diperiksa sejak tiga pekan lalu.

"Itu sudah diperiksa Propam. Pemeriksaan di Ambon. Pemeriksaannya tiga minggu lalu. Dan hasilnya nanti saya sampaikan lagi," terangnya.

Intinya Polda Maluku tidak segan menghukum polisi yang menyalahi aturan karena ini merupakan atensi langsung oleh Bapak Kapolri Jendral Sigit Listiyo Prabowo.

Untuk itu pria  berpangkat tiga bunga Melati ini meminta langsung kepada Ibu Gabriela  bahwa kalau merasa tidak bersalah, maka diwajibkan datang untuk mengklarifikasi dan memberikan keterangan yang resmi," ucapnya.

"Penyidik sudah dua kali memangil Gabriela namun hingga kini tidak datang memberikan keterangan, sehingga polisi belum mengetahui apa dia benar atau salah," imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved