Breaking News:

Maluku Terkini

Penundaan Pembinaan Calon Raja Negeri Suli Tunggu Rekomendasi DPRD Maluku Tengah

Penundaan sebagaimana keinginan Komisi I DPRD dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama tiga Soa dari Negeri Suli bisa segera disetujui apabila surat

Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Lukman Mukadar
Kabag Pemerintahan Setda Maluku Tengah, Nes Noya bersama sejumlah pegawai Bagian Hukum saat Rapat RDP bersama Komisi I DPRD dan warga Negeri Suli di Ruang Banggar DPRD Maluku Tengah. Senin (19/10/2021). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI,TRIBUNAMBON.COM - Penundaan proses pembinaan calon Raja (Kepala pemerintahan Desa Adat) Negeri Suli Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah tinggal menunggu surat rekomendasi dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maluku Tengah.

Hal itu ditegaskan Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan, Setda Maluku Tengah, Johanes Noya.

Menurutnya, penundaan sebagaimana keinginan Komisi I DPRD dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama tiga Soa dari Negeri Suli bisa segera disetujui apabila surat rekomendasi resmi DPRD sudah sampai ke pemerintah daerah.

"Belum, kita masih tunggu rekomendasi dari DPRD," jawab Nes Noya saat ditemui TribunAmbon.com di Kantor Bupati Maluku Tengah Selasa (19/10/2021).

Lanjutnya, hasil rapat dengar pendapat bersama komisi I dan perwakilan tiga Soa yang berlangsung Senin (18/10/2021) di Ruang Banggar DPRD setempat telah sampai ke Bupati Tuasikal Abua.

Namun belum ditindaklanjuti, lantaran masih menunggu rekomendasi dewan.

Baca juga: Dorong Minat baca, Dispeka Kota Tual Sasar Personil Lanud Domatubun

Baca juga: Vaksinasi di Mall Sepi, Pelupessy Sebut Warga Fokus Belanja

"Kalau sudah ada rekomendasi baru kita pelajari. Setelah baru kita ambil keputusan," ujarnya.

Sementara itu, menjawab jadwal pelaksanaan pembinaan calon raja Kamis (21/10/2021) mendatang, Noya juga memastikan dapat berjalan asalkan rekomendasi dewan sudah ditangan.

"Masih bisa, kan kalau rekomendasinya sudah dan sudah kita pelajari, tinggal kita telpon suruh tunda saja. Selesai," tegas Noya.

Pembinaan sendiri merupakan proses awal sebelum pemilihan raja digelar secara adat. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved